Boven Digoel, Papua Selatan – Polres Boven Digoel kembali memberikan pelayanan kepada rombongan pekerja tambang yang melakukan eksodus dari wilayah Kali Pis dan tiba di Kabupaten Boven Digoel, Minggu (9/8/2026).
- Euforia HUT RI ke-79 di Papua Selatan: TSE Group Gelar Upacara dan Lomba Kearifan Lokal
- Ajang Temu Seni Musik Papua, 14 Musisi Muda Indonesia Dikenalkan Budaya Papua
- Perwakilan PBB Apresiasi Gubernur Papua
Baca Juga


Pelayanan tersebut meliputi pendataan, pemeriksaan kesehatan serta pengamanan terhadap para pekerja tambang sebelum mereka dipulangkan ke tempat tinggal masing-masing.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Boven Digoel. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para warga sekaligus memberikan pelayanan awal setelah perjalanan dari wilayah tambang.
Sekitar pukul 11.30 WIT, satu unit longboat tiba di Pelabuhan Tanah Merah dengan membawa delapan orang. Setibanya di pelabuhan, seluruh penumpang langsung menjalani pendataan dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas.
Setelah seluruh proses selesai, pada pukul 13.00 WIT, kedelapan orang tersebut dipulangkan menuju kediaman mereka di Jalan MMS Ambanggo, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.
Selanjutnya, sekitar pukul 13.11 WIT, dua unit perahu jenis katinting dan longboat kembali tiba di Pelabuhan Iwot Tanah Merah. Rombongan tersebut membawa 16 orang, terdiri dari 14 orang dewasa dan dua anak-anak.
Seluruh rombongan kemudian menjalani proses pendataan dan pemeriksaan kesehatan. Setelah mendapatkan pelayanan, pada pukul 14.40 WIT mereka dipulangkan menuju Jalan MMS Ambanggo, Tanah Merah.
Berdasarkan hasil pendataan, total pekerja tambang yang tiba melalui eksodus dari Kali Pis pada Minggu (9/8/2026) berjumlah 24 orang, terdiri dari 17 laki-laki, lima perempuan, dan dua anak-anak.
Selain melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan, personel Polres Boven Digoel bersama unsur terkait turut melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik untuk memastikan seluruh rangkaian kedatangan hingga proses pemulangan berlangsung aman dan tertib.
Evaluasi Pengamanan
Setelah seluruh rangkaian pelayanan selesai, pada pukul 14.45 WIT dilaksanakan evaluasi terhadap personel yang terlibat dalam kegiatan pengamanan dan pendataan.
Evaluasi dipimpin Kabag Ops Polres Boven Digoel AKP S. Haryono, S.H. dan dihadiri Kasat Reskrim AKP Ishak Oni Runtulalo, S.H. bersama anggota, Padal AKP La Asi Buton, S.H., Kapolsek Mandobo IPDA V.D. Lufkey, S.M.bersama anggota, KBO Reskrim IPDA Gunawan, Kasi Humas AIPTU Iksan, Kasi Dokkes AIPTU Agus Judi bersama anggota, serta seluruh personel yang terlibat.
Kabag Ops AKP S. Haryono mengatakan, evaluasi dilakukan untuk melihat pelaksanaan tugas di lapangan sekaligus memastikan seluruh tahapan pelayanan dan pengamanan terhadap para pekerja tambang berjalan sesuai prosedur.
“Pendataan dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Kami memastikan seluruh warga yang tiba dapat terdata dengan baik, mendapatkan pelayanan kesehatan awal, serta dipulangkan dengan aman ke tempat tujuan,” ujarnya.
Polres Boven Digoel memastikan akan terus melakukan koordinasi dan memberikan pelayanan terhadap setiap rombongan pekerja tambang yang tiba di wilayah tersebut.
Pendekatan humanis, pendataan yang tertib, pelayanan kesehatan serta sinergi dengan instansi terkait menjadi bagian penting dalam penanganan para pekerja tambang yang melakukan eksodus, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
- Jaga Hubungan Baik dengan Warga Binaan, Babinsa Boven Digoel Lakukan Silaturahmi
- Prajurit Pasmar 3 dan Batalyon Zeni 3 Marinir Berhasil Raih Juara Utama dan Juara 1 di Kejuaraan Pencak Silat Gubernur PBD Cup
- Dukungan Korporasi Terhadap Pengembangan Olahraga di Mappi