Sejumlah Rumah Sakit (RS) di Jayapura, Papua dinilai lalai dalam menangani pasien yang mengalami kecelakan.
- Luar Biasa!! Masyarakat Adat Di Kampung Wambi Hibahkan Tanahnya Untuk Bangun Puskemas Pembantu
- GELAR SCREENING MATA KATARAK GRATIS, TSE GROUP GANDENG RS BUNDA PENGHARAPAN
- Temui LaNyalla, PPI Dunia Urai 7 Pernyataan SIkap tentang Darurat Seksual
Baca Juga
Pasien tersebut diketahui mengalami kecelakan di Jayapura, sempat dilarikan ke beberapa RS namun tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya.
Akibat kelalaian Pihak RS, pasien yang juga bekerja sebagai buruh tersebut tidak dapat tertolong dan meninggal dunia.
Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah mengharapkan Pemerintah untuk tegas menunjuk RS khusus pelayanan umum selain Covid-19.
"Ini kan masyarakat belum tahu bahwa hampir semua RS dijadikan pelayanan Covid-19 jadi kita mesti antisipasi.
"Masyarakat harus diberi penjelasan dan Pemerintah harus tegas bahwa ada RS yang khusus untuk pelayanan umum," tutur Anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah saat dihubungi Reporter RMOL Papua, Kamis (25/6).
Fauzun Nihayah juga meminta kepada pihak RS agar persoalan ini tidak terulang lagi karena sudah terulang yang kedua kali.
"Manajemen rumah sakit harus diperbaiki dan kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi," imbuhnya.
Pihaknya telah memanggil pihak RS untuk menjelaskan alasan menolak pasien.
Dari pertemuan itu terkesan Pihak RS lalai dalam pelayanan karena pasien pada waktu itu masih dalam mobil pickup dan hanya dilihat saja tanpa pertolongan pertama.
"Jadi pihak RS sangat lalai karena tidak ada tindakan optimal dan hanya mengecek saja bahkan membiarkan orang yang kecelakaan diantar dengan mobil pickup," pungkasnya. 
- 78 Anak Usia 6-11 Tahun Mendapatkan Vaksinasi Presisi Polresta Jayapura Kota
- 136 Penumpang KM.Labobar, 50 Antaranya Reaktif Usai Melakukan Rapid Antigen di Pelabuhan Jayapura
- Polsek Jair Kerjasama dengan Klinik PT Korindo Asiki Laksanakan Vaksinasi Tahap ke III