Buntut kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Aliansi Mahasiswa Merauke kembali akan turun aksi jilid dua.
- Kuasa Hukum Pasangan ARUS Tempuh Jalur Hukum Terkait Putusan Majelis Rakyat Papua Barat Daya
- Presidium KAHMI Romo Syafii Hingga Ahmad Doli Kurnia Layak Jadi Menteri Prabowo
- Calon Gubernur Papua 2024, Burhan Abdullah: Paulus Waterpauw - Tony Wanggai adalah Pasangan Ideal
Baca Juga
Hal itu diungkapkan Koordinator Lapangan (Korlap) Alianasi Mahasiswa Merauke aksi jilid dua, Brampi Betaubun, ia mengatakan rencana aksi hari senin besok (12/9/2022) aliansi mahasiswa Merauke akan kembali turun ke jalan untuk demo menolak kenaikan harga BBM.
Brampi mengatakan, masa aksi yang tergabung dalam aliansi terdiri dari beberapa Organisasi Mahasisw, Cipayung, Cipayung Plus, BEM Universitas Musamus, Organisasi Basis, rencanya masa aksi yang ikut demo berjumlah 500.
"Dari hitungan-hitungan kami yang tergabung dari beberapa OKP, dari rapat konsolidasi terakir kami perkirakan sekitar 500 lebih yang siap turun ", ujar Brampi Betaubun saat di temui Kantor Berita RMOL Papua, Sabtu malam. (10/9/2022)
Dalam aksi jilid dua ini, rencananya aksi longmarch dari Lingkaran Brawijaya dan menuju ke Kantor DPR.
"Sampai di kantor DPR kita akan lakukan rdp karena ada beberapa hal penting yang harus kami sampaikan langsung kepada Dewan Perwakilan Rakyat daerah kab Merauke" tegas Brampi.
"Ada tuntutan yang akan kami bawa , pada aksi akan kami sampaikan, kami bawa isu Nasional dan isu lokal nanti kami akan buka saat dilapangan", tambah Brampi Betaubun dengan penuh semangat.
Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) aliansi Mahasiswa Merauke, Kartang, menambahkan aksi jilid dua ini adalah pengawalan tuntutan dari aksi jilid pertama, yang dilakukan minggu kemarin.
"karena ini aksi jilid dua maka jilid kedua ini tidak akan lari dari jilid pertama, ini adalah bentuk pengawalan dari aksi jilid pertama karena belum ada kejelasan dari pembahasan rdp kemarin", ujar Kartang. 
- Keluhan Warga di Pemilihan Umum: Lokasi TPS di Payum Tak Sesuai Domisili
- Filep Wamafma Berharap Pemerintah Mampu Deteksi Dini Gangguan Keamanan
- Legislator DPR Papua H.Jayakusuma Apresiasi Trobosan Menteri ESDM ketersedian BBM Jelang Natal Dan Tahun Baru 2025