Hutan Papua, dengan kekayaan jenis hewan dan tumbuhan endemik yang jarang ditemukan di tempat lain, menawarkan daya tarik unik.
- Babinsa Ramil 1711-13/BVD Getentiri Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong dengan Berkebun
- Ciptakan Keharmonisan bersama Warga Boven Digoel, Serka Maulana: Wujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
- Ke Jayapura, Tri Rismaharini tinjau korban banjir dan tanah longsor
Baca Juga
Lebih dari itu, hutan ini dikenal sebagai salah satu yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di seluruh dunia.
Sayangnya, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati berdampak negatif, dengan beberapa di antara mereka tetap melakukan aktivitas di hutan yang dapat mengancam kelangsungan hidup satwa liar dan tumbuhan yang dilindungi.
Dalam usaha menjaga kelestarian flora dan fauna di Papua, PT. Berkat Cipta Abadi (BCA) telah meluncurkan kampanye pelestarian flora dan fauna yang dilindungi di Kampung Selil, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Selasa (12/9).
Kampanye ini merupakan bagian dari Program Corporate Social Contribution (CSC) dan upaya memenuhi standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk mencapai tingkat pelestarian lingkungan yang tinggi dalam industri kelapa sawit, sesuai dengan UU No. 5 KSDAE Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan masyarakat dewasa, tetapi juga anak-anak yang penuh antusiasme mengikuti dan mengamati sosialisasi pelestarian lingkungan, terutama terkait kawasan bernilai konservasi tinggi (KBKT).
Sosialisasi ini dipimpin oleh Raja Surya Pangestu Aritonang, Asisten Manajer Sustainibility PT. BCA, yang menggunakan pendekatan unik dengan memperlihatkan gambar-gambar hewan dan tumbuhan endemik yang ditemukan di wilayah Papua Selatan.
Dalam presentasinya, Raja menekankan urgensi menjaga kelestarian hutan, mengingat jumlah satwa dan tumbuhan endemik atau dilindungi semakin menurun.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin menyadarkan masyarakat akan pentingnya melindungi dan melestarikan tumbuhan dan satwa liar yang terancam punah, seperti burung cendrawasih, burung kuning, julang papua, pohon damar, pohon meranti, hingga anggrek hitam yang hanya ditemukan di Papua.
Harapannya, masyarakat dapat aktif berpartisipasi dalam upaya perlindungan dan pelestariannya, untuk generasi saat ini dan yang akan datang," ungkap Raja.
Florentinus Kenot, seorang warga yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada perusahaan atas sosialisasi yang sangat berharga bagi mereka dan masa depan anak-anak mereka, serta keanekaragaman hayati di Bumi Cendrawasih.
PT. Berkat Cipta Abadi adalah bagian dari TSE Group yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit dan berkomitmen untuk menerapkan tata kelola kelapa sawit yang berkelanjutan. Perusahaan ini terus berinovasi dalam mendukung tanggung jawab lingkungan dan sosial.
- PJ GUBERNUR PROVINSI PAPUA SELATAN APRESIASI KLINIK TSE GROUP
- Gegerkan warga, Sesosok Mayat pria Ditemukan mengapung di Pantai Weref
- Shalat ID dan Sedekah Ummat Menjadi Pembahasan Rapat PHBI Boven Digoel, Ini Hasilnya
