Penyelenggaraan pemilihan umum 2024 di Kabupaten Batang diperkirakan akan memakan biaya hingga Rp 77 miliar.
- Venue Pasca PON Papua Butuh Perhatian, Sekum KONI: Perlu Regulasi Yang Baik Untuk Pengelolaannya
- di New Delhi Menlu Bahas Berbagai Isu Kontemporer, Menandai 30 Tahun Hubungan Asean Dan India
- Momen 10 Muharram 1446 H, Kaka Besar PW Sentuh Anak Yatim di Masjid Al Asri Abepura
Baca Juga
Ketua KPU Kabupaten Batang, Nur Topan mengatakan, kebutuhan anggaran tersebut diperkirakan akan didapat secara bertahap dari pusat.
"Rencana nilai sebesar itu (Rp 77 milair) akan didapatkan melalui tiga kali penganggaran," kata Topan di kantor KPU Batang, Selasa (15/2).
Penganggaran akan melalui penetapan APBD 2023, perubahan anggaran APBD 2023, dan penetapan APBD 2024. Pihaknya segera membahas anggaran pemilu dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Ia menyebut, dua agenda di Pemilu 2024 yakni pemilu nasional dan pilkada serentak. Untuk Pilkada serentak, merupakan tanggung jawab antara Pemprov dan Pemkab.
"Pilgub dan Pilbup itu jatuh di hari yang sama, sehingga nanti ada sharing anggaran antara APBD Provinsi dan Kabupaten/ kota," katanya.
Tahapan Pemilu mulai akan dimulai 20 bulan sebelum pemungutan suara. Jadi, tahapan awal Pemilu dimulai di bulan Juli tahun 2022. 
- DKPP RI Susun Indeks Kepatuhan Etika Penyelenggara Pemilu (IKEPP) 2024 untuk Tingkatkan Kepatuhan dan Pencegahan Pelanggaran
- Sindir BEM Nusantara yang Temui Wiranto, Rocky Gerung: Enggak Malu Pulang Bawa Amplop?
- di New Delhi Menlu Bahas Berbagai Isu Kontemporer, Menandai 30 Tahun Hubungan Asean Dan India
