Kunjungan Christian Piere Keint Jemp Perjuangkan Infrastruktur Dan Polisi Adat Di Pedalaman Boven Digoel

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Selatan, Christian Piere Keint Jemp, melaksanakan kunjungan kerja ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, pada 21 sampai 24 Februari 2026. Kunjungan ini difokuskan untuk menyerap aspirasi masyarakat dari Distrik Boma, Kombay, dan Yaniruma yang terdampak penghentian penerbangan perintis.


Dalam pertemuan bersama warga, terungkap bahwa banyak masyarakat belum dapat kembali ke kampung halaman akibat tingginya biaya transportasi. Sejak penerbangan perintis dihentikan, akses menuju tiga distrik tersebut semakin sulit dan mahal, sementara jalur darat dinilai belum memadai untuk menunjang mobilitas warga.

Masyarakat meminta pemerintah segera meningkatkan jalan dan membangun jembatan dari Kouh menuju Boma, dilanjutkan ke Kombay hingga Yaniruma. Mereka menilai pembangunan infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan mendesak agar wilayah pedalaman tidak terus berada dalam kondisi terisolasi.

Selain membahas akses transportasi, Christian juga mensosialisasikan pentingnya pembentukan Polisi Adat untuk menjaga karakteristik Suku Kombay dan Suku Koroway. Menurutnya, keberadaan Polisi Adat akan memperkuat ketentraman kampung, terlebih ketiga distrik tersebut sering dijadikan jalur menuju lokasi penambangan emas.

Aspirasi yang disampaikan warga mendapat respons positif dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui regulasi daerah. Dalam setiap agenda pertemuan, Christian turut berbagi kasih kepada masyarakat sebagai bentuk empati atas situasi yang dihadapi.

“Kami ingin memastikan masyarakat di pedalaman tetap mendapatkan perhatian yang adil dalam pembangunan,” ujarnya.