Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Malind Anim Ha, Ignasius Bole Gebze angkat bicara terkait insiden meninggalnya seorang masyarakat Marind, usai di tahan oleh Personil TNI Angkatan Laut di Wanam.
- Ruangan Sekolah SD, SMP YPPK ST Xaverius Tanah Merah Boven Digoel Hangus Terbakar
- Pegawai PLN Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Mess
- RSAL Merauke Klaim Pasien Meninggal Karena Gangguan Medis Langka, Bukan Malpraktik
Baca Juga
Sebagaimana di ketahui bahwa korban merupakan orang asli Papua yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal dunia usai di tahan oleh Anggota Angkatan Laut yang bertugas di Pos Wanam.
Ignatius mengatakan jika kejadian ini sangat melukai hati masyarakat Merauke khususnya masyarakat Marind.
Sehingga atas kejadian ini, Ignasius Bole Gebze meminta kepada seluruh pihak Lantamal XI Merauke agar serius menangani permasalahan ini.
“Ini berkaitan dengan Hak Asasi Manusia, saya ketua LMA dan masyarakat empat golongan adat di Merauke meminta pada pihak Lantamal XI Merauke untuk serius menangani pemasalahan ini.” Pungkasnya
- Wadan Lantamal XI Lepas Satgas Ops PAM Rahwan dan Ops Pamtas
- Speedboat Berisi 7 Orang Terbalik, 1 Korban Masih Dalam Pencarian
- Warga Sipil di Ilaga Kembali Menjadi Korban Akibat Serangan Brutal KST
