Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Malind Anim Ha, Ignasius Bole Gebze angkat bicara terkait insiden meninggalnya seorang masyarakat Marind, usai di tahan oleh Personil TNI Angkatan Laut di Wanam.
- Bapak Samijan Jadi Pemilik Pertama Plat Nomor Wilayah Papua Selatan dengan Kode PS
- Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Tegaskan Polri Tangkap Pelaku Rasisme
- Ruangan Sekolah SD, SMP YPPK ST Xaverius Tanah Merah Boven Digoel Hangus Terbakar
Baca Juga
Sebagaimana di ketahui bahwa korban merupakan orang asli Papua yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal dunia usai di tahan oleh Anggota Angkatan Laut yang bertugas di Pos Wanam.
Ignatius mengatakan jika kejadian ini sangat melukai hati masyarakat Merauke khususnya masyarakat Marind.
Sehingga atas kejadian ini, Ignasius Bole Gebze meminta kepada seluruh pihak Lantamal XI Merauke agar serius menangani permasalahan ini.
“Ini berkaitan dengan Hak Asasi Manusia, saya ketua LMA dan masyarakat empat golongan adat di Merauke meminta pada pihak Lantamal XI Merauke untuk serius menangani pemasalahan ini.” Pungkasnya
- Hamil di Luar Nikah, Seorang Ibu Tega Membunuh dan Membuang Janin Bayi
- Kelompok KST Yahukimo Aniaya Lima Nakes Yang Sedang Bantu Masyarakat di Amuma
- Ruangan Sekolah SD, SMP YPPK ST Xaverius Tanah Merah Boven Digoel Hangus Terbakar
