MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO UNMUS RAIH JUARA 1 NASIONAL DI BIDANG KECERDASAN BUATAN UNTUK ENERGI TERBARUKAN

Merauke, 15 Agustus 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putra Papua Selatan. Adventus Emmanuel Hutagalung, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Musamus (UNMUS) Merauke, berhasil meraih Juara 1 pada 1st National Artificial Intelligence Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Train4best Indonesia bekerja sama dengan sejumlah mitra pendidikan dan teknologi nasional.


Kompetisi ini mengusung tema penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk solusi masyarakat. Adventus mengajukan ide "Sistem Smart Energy Berbasis AI untuk Kemandirian Energi Terbarukan di Distrik Okaba, Papua Selatan". Sistem ini memanfaatkan panel surya dan algoritma prediksi AI untuk mengatur distribusi daya listrik secara optimal di wilayah terpencil yang belum terjangkau layanan PLN.

Seleksi awal dilakukan secara daring, dimulai dari pengiriman proposal ide dan rancangan sistem. Adventus lolos ke tahap semifinal, di mana ia menampilkan video prototype dan presentasi simulasi AI sederhana yang memprediksi kebutuhan energi berdasarkan waktu dan kondisi cuaca. Sistem ini dirancang untuk dikembangkan menjadi model machine learning terintegrasi dengan sensor IoT.

Babak final dilaksanakan 8 Agustus 2025 melalui Zoom Meeting, dengan durasi presentasi 5–10 menit di hadapan dewan juri yang terdiri dari pakar AI dan energi terbarukan. Adventus memaparkan alur kerja sistem, roadmap pengembangan, serta manfaatnya bagi masyarakat Okaba. Ia juga menjelaskan rencana integrasi AI dengan sensor untuk memonitor dan mengatur distribusi energi secara real-time melalui dashboard di smartphone.

Final diikuti oleh perwakilan dari berbagai universitas di Indonesia. Ketatnya persaingan tidak menyurutkan semangat Adventus, yang akhirnya diumumkan sebagai Juara 1 melalui akun Instagram resmi @train4best pada 15 Agustus 2025.

Menurut Adventus, kemenangan ini adalah bukti bahwa mahasiswa dari daerah dapat bersaing di tingkat nasional di bidang teknologi. “Teknologi tidak seharusnya hanya berkembang di kota-kota besar. Melalui EcoPower AI, saya ingin membawa solusi energi yang nyata untuk kampung-kampung terpencil seperti Okaba. Energi bersih harus adil dan inklusif bagi semua,” ujarnya.

Adventus berkomitmen melanjutkan pengembangan EcoPower AI bersama pihak-pihak terkait agar dapat diimplementasikan di lapangan. Ia berharap inovasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua Selatan untuk terus berkreasi dan berinovasi di bidang teknologi demi kemajuan daerah.