Masyarakat Kabupaten Merauke yang terjebak di Jayapura, Papua secara perlahan mulai ramai berdatangan di Posko Terdampak Covid-19 untuk wilayah Animha di Jayapura.
- DPA SKPD Provinsi Papua Tahun 2022 Resmi diserahkan, LE: Dapat Menggunakan Anggaran Sebaik Mungkin
- Hari Pertama Pendaftaran Bacalon Kepala Daerah di Boven Digoel, Belum Ada yang Mendaftar
- BNI dan Pemprov Papua Selatan Tandatangani MOU Penyediaan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan
Baca Juga
Kedatangan masyarakat tersebut guna melaporkan sekaligus mendaftarkan diri di Posko untuk kepentingan kepulangan ke Merauke yang difasilitasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merauke.
Ketua Tim Posko Terdampak Covid-19 untuk wilayah Animha di Jayapura, Dev Titaley mengungkapan, masyarakat sangat antusias mendatangi Posko tersebut.
"Masyarakat antusias datangi Pasko. Kami juga Tim sudah siap untuk pendataan sehingga langkah selanjutnya menunggu arahan Bupati Merauke lagi", Ungkapnya kepada Kantor Berita RMOL Papua via seluler, Sabtu (6/6).
Dalam proses pendataan dirinya bersama Tim menemukan adanya masyarakat yang mengeluh terkait ada pihak-pihak yang diduga memungut biaya dengan alasan akan mengakomodir masyarakat untuk pulang ke Merauke.
Namun, dirinya membantah bahwa hal itu di luar urusan Tim yang resmi dibentuk oleh Bupati Merauke selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merauke.
"Kami dengar ada keluhan masyarakat terkait ada pihak yang meminta biaya untuk kepulangan mereka ke Merauke, namun kami sampaikan itu diluar urusan kami, bahkan ketika masyarakat ke Posko kami sediakan makanan dan proses pendataan gratis", Pungkasnya. 
- Semarak Lomba Marathon: Peserta, Juara, dan Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah
- Inovasi Keamanan di Pelabuhan MAF: Penggunaan Teknologi Canggih
- Sebanyak 13 Ribu Lebih Pelamar Tercatat Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS Papua Selatan
