Boven Digoel, Papua Selatan - Bupati Boven Digoel Hengki Yaluwo, S. Sos., M.AP berujar, Pendidikan sangat penting untuk ciptakan sumber daya manusia berkualitas, tidak terkecuali Orang Asli Papua (OAP). Dimana menuntut ilmu tidak memandang umur termasuk jabatan yang diemban.
- Renovasi Gedung PAUD Mandiri PKK: Membawa Harapan Baru bagi Pendidikan Anak Usia Dini di Mappi
- Peresmian Kantor Yayasan Maga Edukasi Papua (MEP) & Sekretariat Pendirian Universitas Internasional Papua (UIP)
- Mimpi Mappi untuk Generasi Emas: Kerja Sama dengan Yayasan Pendidikan Lokon
Baca Juga
Menurutnya maksimalnya pelayanan pemerintahan, kemampuan managemen pejabat yang duduk dalam pemerintahan harus mumpuni. Mewujudkan itu, dirinya mendorong sejumlah Kepala OPD termasuk pejabat yang ada untuk ikuti program pandidikan strata-1 dan Strata-2.
Untuk program strata-1 telah didorong 50 Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Strata-2 30 orang.
“OAP itu harus sekolah. Setelah saya lihat beberapa tahun, Kepala OPD harus sekolah. Yang lalu sudah ada kuota 50 orang sekolah S1 dan 30 orang untuk S2,” Tutur Bupati Hengki di ruang kerjanya pada Wartawan Usai Upacara Hardiknas, Kamis (2/4/24).
"Harapan kami momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini mnjadi momen yang perlu kita sikapi bersama untuk perbaiki pendidikan di Boven Digoel. Tidak bisa dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sendiri tetapi ini tugas kita bersama mulai dari bantuan orang tua siswa yaitu proses pendidikan di dalam rumah dan lingkungan sekolah itu sendiri. Kami Pemerintah Daerah hanya membantu tetapi ya motivasi dan dorongan dari orang tua itu lebih penting, " pungkas Hengki Yaluwo.
- Judi Online: Ancaman Serius bagi Masyarakat dan Keluarga di Indonesia
- Cerita di Balik Renovasi PAUD Mandiri PKK: Komitmen Pemerintah Kabupaten Mappi untuk Pendidikan Anak Usia Dini
- Lantamal XI Berangkatkan 17 Casis Prajurit TNI AL