Operasi SAR Tujuh Hari Berbuah Hasil, Pemburu Hilang Di Hutan Sota Ditemukan Selamat

Tim SAR gabungan mengevakuasi Gabriel Mahuze, 55 tahun, setelah ditemukan selamat di kawasan hutan Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Sabtu 3 Januari 2026. Korban yang sempat hilang selama tujuh hari saat berburu dievakuasi menggunakan tandu menuju jalan raya sebelum dibawa ke Puskesmas Sota untuk mendapatkan penanganan medis.
Tim SAR gabungan mengevakuasi Gabriel Mahuze, 55 tahun, setelah ditemukan selamat di kawasan hutan Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Sabtu 3 Januari 2026. Korban yang sempat hilang selama tujuh hari saat berburu dievakuasi menggunakan tandu menuju jalan raya sebelum dibawa ke Puskesmas Sota untuk mendapatkan penanganan medis.

Merauke, 3 Januari 2026 - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Gabriel Mahuze, 55 tahun, warga yang dilaporkan hilang saat berburu di hutan Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Korban ditemukan pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 12.00 WIT, setelah tujuh hari operasi pencarian sejak laporan diterima pada 28 Desember 2025.


Korban dilaporkan hilang ketika melakukan aktivitas berburu bersama tujuh rekannya. Setelah tidak keluar dari hutan sesuai waktu yang disepakati, rekan rekan korban melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melapor kepada pihak berwenang. Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan operasi pencarian terpadu oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Matheus Amba Rura, S.H., menjelaskan bahwa korban ditemukan di area hutan sekitar 500 meter dari titik awal ditemukannya senter milik korban. Informasi tersebut menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi selamat namun mengalami kelelahan berat serta luka lecet pada bagian kaki. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban dengan cara ditandu keluar dari kawasan hutan menuju jalan raya dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Sota untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

“Kondisi korban lemas dan mengalami lecet pada kaki, sehingga langsung kami serahkan ke tim medis untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” ujar Matheus Amba Rura.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR Gabungan resmi dinyatakan selesai. Operasi ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, aparat kampung Sota, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Tidak kurang dari 20 personel dikerahkan selama proses pencarian di medan hutan yang cukup sulit.