Pengalaman dekat dengan tokoh bangsa sekaligus pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrachman Wachid atau Gus Dur, menjadi cerita tersendiri yang tidak pernah terlupakan dalam benak Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
- Tangkap Tiga Kepala Daerah Dalam Satu Bulan, Ketua KPK: Apakah Kami Diam?
- Konflik Sentimen Agama Masih Jadi Ancaman di Pilkada 2024
- KPU Kabupaten Merauke Resmi Tetapkan Empat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Baca Juga
Kedekatan Prabowo Subianto dengan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu, hingga dirinya pernah menjadi tukang pijat Gus Dur.
"Kalian tidak tahu juga bagaimana hubungan saya sama beliau (Gus Dur). Mungkin saya, jenderal yang bisa masuk kamar tidur beliau," kata Prabowo di hadapan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8).
"Jadi saya dulu tukang pijitnya Gus Dur. Kalian enggak tahu kan?" ucapnya.
Menteri Pertahanan itu mengaku bahwa dirinya bisa memijit karena ilmu yang didapatkannya dari pencak silat yang dipelajari.
Prabowo juga menilai Gus Dur merupakan sosok yang arif. Gus Dur juga disebutnya memiliki pemikiran yang tidak mudah untuk dimengerti oleh banyak orang.
"Tapi (Gusdur) diakui di seluruh dunia," demikian Prabowo. 
- Relawan: Ada Banyak Alasan untuk Mendukung Erick Thohir Maju di Pilpres 2024
- Kunjungi Relawan, Pasangan Romarin di Sambut Para Tokoh Sesepuh Bugis Makassar di Merauke
- Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh