Merauke – Tim dosen yang dipimpin Hesty Tambajong, S.Sos., M.Si bersama Ir. Izak Habel Wayangkau, S.T., M.T dan Dr. Imelda Carolina Laode, M.Si melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Pemetaan Profil Pendidikan dan Okupasi Masyarakat Ivimahaad sebagai Basis Data Intervensi Pengentasan Kemiskinan Terpadu di Kampung Ivimahaad, Distrik Kurik, pada 22 hingga 23 Mei 2026.
- Perayaan Natal 2021, KODAM XVII/Cenderawasih Berbagi Kasih Kepada Jamaat Gereja GIDI
- Polresta Jayapura Kota Gelar Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
- SKK Migas dan Komisi VII DPR RI Gelar JPS Penangulangan Covid-19 di Wamena
Baca Juga





Kegiatan ini dilatarbelakangi masih sering ditemukannya kendala ketidakakuratan data dalam program pengentasan kemiskinan, sehingga berbagai bantuan dan intervensi yang diberikan berpotensi tidak tepat sasaran. Minimnya informasi mengenai tingkat pendidikan dan jenis pekerjaan masyarakat juga menjadi tantangan dalam penyusunan kebijakan yang efektif.
Melalui kegiatan tersebut, tim pengabdian berupaya membangun basis data digital yang valid dan komprehensif mengenai kondisi pendidikan serta pekerjaan warga. Data ini diharapkan menjadi fondasi dalam merancang program pengentasan kemiskinan yang lebih terintegrasi dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Metode yang digunakan meliputi survei lapangan secara langsung dari rumah ke rumah atau door-to-door. Selain itu, tahap lanjutan yang direncanakan adalah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama perangkat kampung dan tokoh masyarakat guna memperdalam analisis data yang telah dihimpun.
Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Kampung Ivimahaad memiliki 104 kepala keluarga yang berhasil didata. Informasi yang diperoleh memberikan gambaran riil mengenai kondisi pendidikan dan okupasi masyarakat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan rekomendasi program yang mengintegrasikan bantuan sosial dengan peningkatan kapasitas kerja sesuai potensi lokal.
Melalui tersedianya basis data yang lebih akurat, pemerintah kampung maupun pemerintah daerah diharapkan dapat merancang kebijakan dan program pengentasan kemiskinan yang lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pengurangan kemiskinan di tingkat masyarakat. 
- Momen Idul Adha 1445 H, Paulus Waterpauw Sumbang Hewan Qurban, Warga Sarmi Ucapkan Terimakasih
- Danlanud J.A Dimara Beri Pelatihan Keterampilan Pada Steven
- Berhati Malaikat, Suami Istri di Merauke Rela Jual Rumah dan Mobil Demi Pendidikan di Papua
