PORPROV II Papua Selatan Siap Digelar November 2025, Tujuh Cabor Jadi Pembuka

Ketua Umum KONI Papua Selatan, Antonius K. Kaize, S.H., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua Selatan Nomor 900/244/2025 tentang Pembentukan Panitia PORPROV II Papua Selatan Tahun 2025 kepada Ketua Panitia, Hendrikus Mahuze, S.Sos., M.Si., di Kantor KONI Papua Selatan, Selasa (16/9/2025).
Ketua Umum KONI Papua Selatan, Antonius K. Kaize, S.H., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua Selatan Nomor 900/244/2025 tentang Pembentukan Panitia PORPROV II Papua Selatan Tahun 2025 kepada Ketua Panitia, Hendrikus Mahuze, S.Sos., M.Si., di Kantor KONI Papua Selatan, Selasa (16/9/2025).

Merauke, 16 September 2025 – Penantian panjang pecinta olahraga di Papua Selatan akhirnya terjawab. Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Papua Selatan dipastikan bergulir pada November 2025 setelah Gubernur Papua Selatan menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor 900/244/2025 tentang Pembentukan Panitia PORPROV II.


SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Selatan, Antonius K. Kaize, SH, kepada Ketua Panitia PORPROV, Hendrikus Mahuze, S.Sos., M.Si., dalam rapat resmi di Kantor KONI Papua Selatan, Selasa (16/9/2025).

Dalam arahannya, Antonius menegaskan PORPROV kali ini akan diawali dengan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni sepak bola, futsal, bola basket, bola voli, balap motor, biliar, dan catur. Cabor lain akan menyusul pada tahun 2026 sesuai ketersediaan anggaran.

“Walaupun hanya tujuh cabor, ini menjadi pijakan penting untuk pembinaan prestasi atlet Papua Selatan menuju PON XXI di NTT dan NTB pada 2028,” ujar Antonius.

Sementara itu, Ketua Panitia PORPROV II Papua Selatan, Hendrikus Mahuze, menekankan komitmen panitia untuk bekerja maksimal meski waktu persiapan terbilang singkat. “Ini amanat Rakerprov dan Musorprov KONI Papua Selatan pada Juni 2025 lalu, sehingga kami harus menjawabnya dengan kesungguhan,” katanya.

PORPROV II Papua Selatan akan diikuti atlet dari empat KONI kabupaten, yakni Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel. Rincian teknis terkait cabang olahraga, infrastruktur, hingga kepengurusan cabor akan dibahas dalam rapat lanjutan bersama KONI kabupaten sebelum pelaksanaan.