Boven Digoel, Papua Selatan - Sambangi perguruan pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Boven Digoel, Satuan Bina Masyarakat (Binmas) Polres Boven Digoel dalam "Operasi Bina Kusuma Cartentz 2023" berikan himbauan kamtibmas. Bertempat di jalan Trans Papua, Kampung Persatuan Distrik Mandobo, "Selasa (5/9).
- Musda KNPI Boven Digoel Menghitung Hari, Karateker Yohanes Enongyap Ajak Pemuda Bersatu
- Putusan Sidang Kasus Korupsi Dinas P&K Boven Digoel, Kasat Reskrim: Terdakwa "AD" Dihukum Penjara 7 Tahun
- Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani, Polres Lanny Jaya Canangkan Zona Integritas
Baca Juga

Kasat Binmas AKP Berty Kendek, SH bersama anggota sambangi tempt atihan bela diri Persaudaraan Setia Hati Terate. Hal itu bertujuan menjalin silahturahmi. Kasat Binmas memberikan sosialisasi dan imbauan Kamtibmas kepada keluarga besar PSHT yang sudah berkenan hadir.
"Para pengikut serta pelatih perguruan Pencak Silat PSHT agar tidak melakukan tindakan premanisme, tawuran antar perguruan, serta tindakan kriminal lainnya yang bertentangan dengan hukum, " tutur Kasat Binmas saat memberikan sosialisasi.
Diterangkan AKP Berty Kendek yang dimaksud tindakan premanisme adalah tindakan kriminalitas yang melawan hukum yang apabila dilakukan maka akan mendapatkan sanksi berupa denda hukuman maupun kurungan.

"Maka mari kita cegah prilaku premanisme mulai sejak dini sehingga nantinya para pengikut PSHT tidak terjerat hukum karena melakukan tindakan premanisme di masyarakat maupun di tempat lainnya, " ujarnya.
"Jangan mudah terprovokasi dengan berita hoax baik di medsos maupun di tengah masyarakat yang dapat mengganggu kamtibmas di wilkum Polres Boven Digoel, " sambungnya.
Berty juga tekankan agar menghindari tindakan dan perilaku yang menyimpang atau bertentangan dengan hukum yang berlaku, yang mana tindakan tersebut berpotensi dapat menganggu Kamtibmas serta tindakan lain yang mengarah ke tindakan premanisme maupun kriminalitas.
"Demi menjaga situasi yang tetap aman kondusif diharapkan kepada pengikut PSHT untuk dapat menjadi polisi bagi dirinya sendiri dengan peduli terhadap kamtibmas dilingkungan masing-masing. Apabila terjadi tindakan yang mengarah ke tindakan premanisme agar segera melaporkan ke senior maupun pihak kepolisian sehingga dapat diambil tindakan sejak dini dan tidak menimbulkan konflik, " tandasnya.
"Sebagai generasi muda yang terdidik dan terlatih diharapkan mampu menjadi contoh yang baik serta tidak melakukan aksi premanisme. Selain itu kami ucapkan terimakasih kepada pengurus maupun pengikut perguruan pencak silat PSHT atas kerjasamanya. "pungkasnya.
- DPD HNSI Papua Selatan Komitmen Bantu Pemerintah Jaga Kawasan Konservasi Laut
- Elisa Kambu Ungkap Kriteria Calon Wakil Gubernur Pendampingnya Pada Pilkada 2024
- DPA SKPD Provinsi Papua Tahun 2022 Resmi diserahkan, LE: Dapat Menggunakan Anggaran Sebaik Mungkin