Kejadian seorang oknum polisi memukul seorang penjual pentolan pedagang kaki lima saat berjualan di depan pagar SMU N 1 Timika kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 13 April 2022 sekitar pukul 10.00 pagi.
- Kapolres Boven Digoel Turunkan Personel Amankan Jalannya Lomba Gerak Jalan Sambut HUT RI ke-79
- Kunker di Boven Digoel, Wakasad Tinjau Pembangunan Batalyon Yonif 757/Ghupta Vira
- PJ Ketua TP PKK Mappi Stefanie Gomar Hadiri Kegiatan Pemusnahan Barang Sitaan Polres Mappi
Baca Juga
Kabid Humas Polda Papua Ahmad Musthofa Kamal mengatakan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap pedagang kaki lima, tentu akan di berikan sanksi tegas sesuai dengan perbuatan dan aturan UU yang berlaku.
Saat ini, Oknum Anggota tersebut telah ditangani Propam Polres Mimika dan sekarang dimasukkan ke Patsus. “Itu adalah tempat khusus anggota Polri atau di sel” terang Kamal. Dikutip dari laman Humas Polda Papua, Jumat (15/4).
Lanjut Kamal mengungkapkan bahwa Oknum Anggota Polri tersebut diduga dalam pengaruh minuman beralkohol melakukan pemukulan terhadap korban berinisial T alias ABG tegor sebanyak dua kali pada bibir hingga berdarah dan pipi kanan memar.
“Menurut keterangan saksi (Security SMU N 1) memaksa meminta pentolan tanpa memberikan uang kepada si penjual dan langsung melakukan pemukulan. Setelah melakukan penganiayaan oknum ini menggunakan mobil bersama teman temannya meninggalkan TKP,” ungkap Kamal.
Ia pun memastikan bahwa tindakan tidak disiplin yang dilakukan pelaku akan diproses lebih lanjut.
“Pasal berlapis, ada pidana umum dan kode etik Kepolisian. Kita masih lakukan pemeriksaan. Yang pasti sudah dimasukkan ke Patsus,” ujarnya.
Diketahui sebelumnya, aksi penganiayaan tersebut viral di berbagai media sosial yang terekam dari dalam halaman sekolah SMU Negeri 1 Mimika oleh salah seorang siswa. 
- Wujudkan Rasa Aman, Polres Boven Digoel Lakukan Pengamanan Ibadah Jum'at Agung
- GP Ansor Papua Kecam, Minta Kepolisian serius Tangani Kasus penganiayaan David Hingga Tuntas
- Sambangi Kabupaten Mappi , Romanus Mbaraka Membahas 3 Hal Penting