Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 membuat minat masyarakat Indonesia terhadap oleharaga bersepeda meningkat.
- Deklarasi di Tugu Pepera, KOKAM Merauke Dukung Penuh Perhelatan PON XX Papua 2021 di Merauke
- KONI Papua Selatan Gelar KONI Papua Selatan Gelar Rakerprov dan Musprov, Prioritaskan Putra Asli Papua Selatan
- Atlit Papua Selatan Raih 2 Perak dan Perunggu Pada PON XXI Tahun 2024 Aceh-Sumut
Baca Juga
Sebab selain dianggap untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas, masyarakat ramai bersepeda sembari mengisi waktu luang karena banyak kegiatan yang dibatasi selama masa pandemi, menghilangkan bosan menjadi salah satu alasan publik gandrung bersepeda belakangan ini.
Adalah Komunitas Goeslow (Gowes Slow) yang menjadi salah satu komunitas anak muda yang ikut meramaikan tren bersepeda selama masa pandemi.
Komunitas yang berbasis di Tangerang, Banten ini rutin bersepeda tiap pekan guna menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas agar terhindar dari wabah virus Corona, tentunya dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan.
Cofounder Goeslow, Fikri Firmansyah mengatakan, Goeslow terbentuk pada akhir 2019 yang awalnya adalah sekumpulan orang yang memiliki minat yang sama dalam bersepeda dan berdomisili di sekitaran Tangerang Raya.
Ia menceritakan, saat awal masa pandemi, kegiatan Goeslow sempat terhenti karena diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Meski demikian, saat tren menanjak dan PSBB sempat dilonggarkan, Goeslow kembali aktif dan mengajak orang-orang yang sedang "terjebak" tren bersepeda untuk tetap gowes dengan selalu menjalankan disiplin protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan rutin cuci tangan.
"Kita gowes cari sehat, jadi tetap harus menjaga diri dan lingkungan, jalankan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19, mari semua tetap disiplin agar pandemi bisa cepat berlalu," ujar pria yang akrab disapa Kipli ini, Senin (5/10).
Walau berbasis di Tangerang, tiap awal bulan Goeslow rutin bersepeda hingga ke luar kota sambil mengkampanyekan agar pesepeda lain tetap menjalankan protokol kesehatan.
Cofounder Goeslow yang lain, Gunawan menuturkan, sejak pertengahan 2020, Goeslow sudah bersepeda hingga ke Bogor, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Depok, Jawa Barat dan Tanjung Pasir, pesisir Banten.
"Kalau rutinnya, teman-teman di Goeslow biasa bersepeda di wilayah Alam Sutera Tangerang, Lippo Karawaci, dan sekitaran Summarecon," kata Gunawan.
"itu (gowes) Sabtu atau Minggu," imbuhnya.
Goeslow berbasis di Tangerang, tepatnya di Jalan Pajajaran Raya, Nomor 1, Kota Tangerang, di Haye Coffee.
"Bila teman-teman di Tangerang tertarik untuk bersepeda bersama Goeslow, bisa datang ke base kita untuk berkenalan, tapi ingat, bersepeda bersama Goeslow harus disiplin protokol kesehatan dan berani mengingatkan pesepeda lain untuk bersama menjalankan protokol sesuai arahan pemerintah," demikian Kipli 
- Bina Taruna U16 Raih Kemenangan Tipis atas Pro Direct di Pekan Pamungkas Liga RMOL 2022
- Brigez Legend Putri Bawa Pulang Piala Juara 1 Bupati Cup Basketball 2022
- Hadapi Pemain-pemain Hebat Australia, Timnas Putri Indonesia Justru Lebih Termotivasi
