Boven Digoel, Papua Selatan - Staf Ahli Bupati Drs. Jefry Nirahua membuka kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke-III Kabupaten Boven Digoel, Selasa (19/9).
- Pemprov Papua Resmi Launching Aplikasi SIMTARU 2.0, Digunakan Melaporkan Indikasi Pelanggaran Ruang, Berupa Tambang Ilegal
- Upacara HUT TNI di Merauke Berjalan Khidmat
- Masyarakat yang Berdiam di Boven Digoel Harus Urus Domisilinya
Baca Juga

Dalam sambutannya Jefry menyampaikan bahwa Pesparawi adalah bagian dari kegiatan pembinaan mental dan spiritual, moral dan etika umat kristen, sekaligus sebagai salah satu perwujudan iman kristen dalam kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berdasarkan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

"Pesparawi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah gerejawi, sekaligus merupakan ungkapan syukur dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha kuasa serta sarana peningkatan sumber daya manusia dibidang seni budaya yang bernafaskan kekristenan sekaligus sumber motivasi dan inspirasi untuk mempererat tali persaudaraan dan rasa ' kebersamaan di tengah-tengah kebhinekaan dalam rangka meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, " tururnya.
Staf Ahli juga mengatakan pesta ini identik dengan festival, oleh sebab itu merupakan bentuk ibadah syukur dan puji-pujian kepada Tuhan.
"Pesparawi terutama mengandung unsur perbandingan mutu menyanyi paduan suara bukannya kompetensi yang saling menjatuhkan, " ujarnya.
Lanjutnya, kelebihan salah satu kelompok hendaknya menjadi pendorong bagi kelompok lainnya untuk meningkatkan mutu nyanyian dan paduan suara. Dengan kata lain pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) merupakan salah satu kegiatan yang menitikberatkan pada perlakuan puji-pujian bagi tuhan, pencipta alam semesta.
Ciri khas yang di tampilkan adalah nyanyian lagu-lagu rohani (gereja) untuk mengungkapkan rasa syukur, memohon, memuji kepada Tuhan serta menyampaikan kabar sukacita bagi sesama.
"Harmoni yang diciptakan tidak hanya aspek teknik suara, namun lebih dari pada itu harmoni juga di harapkan tercipta melalui hubungan dengan Tuhan, sesama dan alam semesta, memperhatikan keberagaman, kondisi latar belakang sosial, budaya, suku dan agama, golongan, dari umat kristen yang ada di Kabupaten Boven Digoel, "terangnya.
" Sesuai dengan tema “Pujilah Tuhan Hai Jiwaku” menjadi seruan dalam kehidupan ini untuk selalu memuji Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, "pungkas Jefry.
- DPC Hiswana Migas Papua Selatan Resmi Diketuai Oleh Leonard Wijaya Periode 2025-2029
- Pertamina Pastikan Supply BBM Wilayah Papua-Maluku Aman
- Kantor DPRD Dipasangi Police Line, Pemuda Marind Kritik Keras Polres Merauke