- Kenapa Persipura Degradasi ??? Manajemen Klub Harus Memberikan Pertanggungjawaban Secara Profesional Kepada Publik Persipura.
- DIPASTIKAN TUDUHAN KECURANGAN TSM DI PILPRES 2024 TERBANTAHKAN DI SIDANG MAHKAMAH KONSTITUSI
- Harmoni Hukum untuk Pemuda Berkarya di Kabupaten Merauke: Membangun Kesadaran Hukum dan Kepemimpinan Generasi Berintegritas
Baca Juga
MERAUKE – Anggota MPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Selatan, Adib Fuad, mengajak masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan dan membangun Papua Selatan. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Perkumpulan Masyarakat Ikatan Keluarga Jawa, Minang dan Madura Kabupaten Merauke, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta itu digelar di Gedung Ikatan Keluarga Jawa, Minang dan Madura, Jalan Noari, Karang Indah, Kabupaten Merauke. Sosialisasi membahas empat konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Adib Fuad mengatakan, keberagaman merupakan bagian dari realitas kehidupan masyarakat Merauke. Karena itu, perbedaan suku, budaya, dan latar belakang sosial perlu dikelola melalui semangat persaudaraan, toleransi, gotong royong, dan saling menghormati.
“Kita hidup di tengah masyarakat yang beragam. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk terpecah, tetapi harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah. Nilai-nilai Empat Pilar harus hadir dalam kehidupan sehari-hari,” kata Adib Fuad.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar nilai yang disampaikan dalam forum sosialisasi, tetapi harus diterapkan melalui tindakan nyata. Mulai dari menjaga hubungan antarsesama, menghormati perbedaan, menyelesaikan persoalan dengan musyawarah, hingga ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Dalam sesi dialog, peserta bernama Basir menanyakan bagaimana peran pemuda dalam pembangunan daerah agar tetap sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Adib Fuad menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah kehidupan masyarakat ke depan.
“Pemuda adalah motor penggerak daerah. Pengamalan Pancasila dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memperkuat gotong royong, menjaga persatuan antarsuku, bijak bermedia sosial, dan aktif berkarya untuk kemajuan Merauke,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar menggunakan perkembangan teknologi dan media sosial secara bertanggung jawab. Menurutnya, ruang digital seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang positif, memperkuat persaudaraan, dan mendorong kreativitas anak muda.
Pertanyaan lain disampaikan Santi, yang menyoroti penguatan peran perempuan dalam menerapkan nilai-nilai Empat Pilar di kehidupan sehari-hari.
Adib Fuad menyebut keluarga sebagai salah satu lingkungan paling penting dalam menanamkan nilai kebangsaan.
“Perempuan memiliki peran penting dalam pendidikan keluarga. Nilai toleransi, persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air dapat ditanamkan sejak dari rumah kepada anak-anak. Partisipasi perempuan dalam kegiatan sosial dan ekonomi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan masyarakat,” jelasnya.
Adib Fuad berharap Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tidak berhenti pada pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Papua Selatan untuk terus memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan.
“Mari kita jaga Merauke sebagai rumah bersama. Kita boleh berbeda suku, budaya, maupun latar belakang, tetapi kita tetap satu dalam bingkai NKRI,” tegasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah. Momen tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta persaudaraan masyarakat di Kabupaten Merauke.

- Memahami Perjuangan dan Ekistensi DPRK Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2021 dan PP No.106 Tahun 2021
- Makna Teologis Integrasi Papua
- Mengejar Buronan Penting, Mengejar Uangnya Jangan Terlambat