Satuan Tugas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 Kodim 1711/Boven Digoel melaksanakan kegiatan non fisik berupa penyuluhan bahaya terorisme dan paham radikalisme kepada masyarakat, bertempat di Balai Kampung Wanggom, Distrik Kawagit Kabupaten Boven Digoel. Selasa (23/3).
- Tingkatkan SDM Papua Lewat Pelatihan, Disnakertrans dan BPVP Sorong Rangkul TSE Group
- Polsek Onggaya Lakukan Tali Asih Kepada Masyarakat Pesisir Pantai Kuler
- Safari Ramadhan ke Boven Digoel, Danrem 174/ATW Laksanakan Baksos di Pondok Pesantren Hidayatullah
Baca Juga
Pada kesempatan tersebut, Bamin Sterdim 1711/BVD Sertu Hadi selaku narasumber menyampaikan bahwa bahaya Radikal dan Terorisme ini sangat perlu disosialisasikan kepada masyarakat, mengingat dampak negatif yang ditimbulkannya sangat besar terhadap persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini juga sebagai upaya cegah dini terhadap kepentingan pihak-pihak berseberangan dengan NKRI yang ingin memprovokasi ataupun mempengaruhi masyarakat.
"Kita semua mempunyai peran dalam menangkal semua aksi yang bertentangan dengan Pancasila serta yang dapat merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia, oleh karenanya kami (TNI) melalui program Non fisik TMMD ke 110 Kodim Boven Digoel kali ini menghimbau dan mengajak bapak/ibu sekalian untuk membentengi diri dan keluarga dari paham menyimpang tersebut guna menjaga persatuan dan keutuhan NKRI". Tutup Sertu Hadi.
- Bentuk Pengabdian, DPD AMPI Papua Gelar Pasar Murah dI Muara Tami, Guna Menekan Harga Pokok Melambung Tinggi
- Menlu Sugiono Menguat Jadi Ketua Umum IPSI Meneruskan Kepemimpinan Prabowo
- Ketua Persit Boven Digoel Ny. Rosemary: Tali Asih Diberikan kepada Masyarakat Perbatasan yang Kurang Mampu