Ketua Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, mengaku mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo untuk membumikan Pancasila di kalangan milenial. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan platform media sosial seperti TikTok.
- KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe
- Gagal Capai Kesepakatan Pada Mediasi, Perselisihan Keluarga Noya dan PT GPA Lanjut Persidangan
- KPK Kembali Tahan 2 Tersangka Pemberi Suap Pajak, Aulia Imran dan Ryan Ahmad
Baca Juga
Pengamat politik, Dedi Kurnia Syah berpandangan, cara tersebut justru mengkerdilkan Pancasila.
“Ide semacam ini semakin mengkerdilkan nilai paling dasar Pancasila, membumikan itu bukan untuk menghafal, atau bahkan menjadikan Pancasila sebagai bahan hiburan,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/2).
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini, Pancasila dengan segala keluhurannya, harus disampaikan ke seluruh warga dengan cara yang luhur, bukan dengan cara yang tidak mencerminkan keluruhan Pancasila tersebut.
“Karena ia adalah ajaran, bukan permainan,” tekan Dedi ketika ditemui wartawan 
- Warga Furia Ditetapkan Tersangka Atas Kepemilikan Ganja Seberat 265,7 Gram
- Jika Merujuk Pada 303 ayat 3 KUHP Investasi Binary Option Merupakan Judi
- Alasan Sepele, Ayah Kandung Setubuhi Anak Kandung Berulang Kali di Waena
