Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dianggap akan semakin diuntungkan jika Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo terus memperebutkan suara pendukung Presiden Joko Widodo.
- Selama Melakukan Kunker di Merauke Yan Mandewas Mendapat Pengawalan Dari Polres Merauke
- KONI Papua Gelar Ibadah Lepas Sambut Tahun Baru dan HPI Ke-167 tahun 2022 di Kota Jayapura
- Rumah Aspirasi Sulaeman Hamzah, Berikan 50 Sak Semen untuk Gereja Reformasi di Boven Digoel
Baca Juga
Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, akan semakin sulit bagi kandidat Pilpres 2024 yang hanya saling berebut kuasa Jokowi.
"Dirinya akan terkungkung dan akan hanya berebut di lahan yang sama, sehingga pada akhirnya akan sulit berkembang bahkan rakyat semakin antipati karena justru tidak ada beda antara pemerintahan Jokowi dengan Prabowo ataupun Ganjar," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/9).
Jika hal tersebut terus berlangsung dan terjadi, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, maka posisi Anies-Cak Imin akan semakin diuntungkan.
"Karena pasangan tersebut (Anies-Cak Imin) solid memperebutkan dukungan kepada mereka yang kecewa dengan pemerintahan Jokowi," terang Saiful.
Sedangkan Prabowo dan Ganjar, kata Saiful, saling memperebutkan suara yang sama-sama mendukung pemerintahan. Apabila dihitung, tentu pada akhirnya akan lebih besar dukungan publik kepada Anies-Cak Imin.
"Karena tidak terpecah belah kepada dua kandidat seperti halnya yang terjadi pada Prabowo dan Ganjar," pungkas Saiful.
- Jelang Verifikasi Faktual, Kenius Kogoya Meminta Seluruh DPC Hanura Lakukan Komunikasi Yang Baik Kepada KPU
- Bawaslu Papua Selatan Endus Dugaan Kuat Kesalahan KPU dalam Penetapan 11 TPS Khusus Di Distrik Jair Boven Digoel
- Anwar Abbas: Teror di Papua Sudah Benar-benar Mengganggu Ketentraman dan Kenyamanan Bangsa