Ratusan pemuda dari organisasi kepemudaan, komunitas literasi, dan sekolah menengah di Papua Selatan berkumpul dalam Animha Youth Fest 2025 yang digelar pada 17 November 2025 di Aula PKM Universitas Musamus Merauke.
- Terancam Punah Ikan Pari Gergaji Terkonfirmasi Ada di Laut Papua Selatan
- Penjabat Bupati Mappi Kirim 10 Anak Asli Mappi ke SMA Lokon Tomohon untuk Program Peningkatan SDM
- Muhammad Jufri Rumadaul Berlayar sebagai Bagian dari Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024
Baca Juga


























Festival ini menjadi ruang perjumpaan untuk membangun jejaring, memperkuat budaya lokal, serta meningkatkan kapasitas literasi dan kepemimpinan pemuda.
Kegiatan yang difasilitasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ini lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang kolaboratif agar berbagai gerakan pemuda di wilayah pesisir tidak berjalan sendiri. Penyelenggara berharap kegiatan ini mampu menyatukan komunitas, akademisi, sekolah, dan pemerintah daerah dalam satu agenda bersama.
Beragam sesi tematik dihadirkan, termasuk Dialog Kepemudaan dan Budaya bersama Kabid Dispora Papua Selatan Daniel J Taraneno, M.Pd, Wakil Rektor I Universitas Musamus Dr Tobias Nggaruaka, M.Pd, serta Ketua KNPI Papua Selatan David B Kainkamu, S.Kom. Festival ini juga diisi Bedah Film Sagu Sep oleh Laurensia Elya Puspita, M.Pd, permainan tradisional Kweritop oleh Paska Marini Thana, M.Pd, Business Matching Noken Toware oleh Yune Anggel Anggelia Rumateray, dan Gerakan Literasi Terpadu oleh Hajra Yansa, M.Pd. Pertunjukan budaya dari Duta Pariwisata serta penampilan musisi Bringing Home menambah semangat kebersamaan.
Animha Youth Fest menjadi bagian dari Program GELIAT atau Gerakan Literasi Terpadu yang berfokus pada peningkatan kemampuan baca tulis, pengenalan literasi lingkungan, dan penguatan identitas budaya di tingkat kampung.
Tokoh pendidikan, pegiat literasi, organisasi kepramukaan, serta komunitas seperti Papua Paradise Center dan Komunitas Literasi Polis turut memberikan dukungan melalui jejaring Kosama Pijar Indonesia. Para peserta berharap festival ini menjadi momentum lahirnya kemitraan baru bagi pembangunan pemuda Papua Selatan. “Kami yakin pemuda Anim Ha mampu membawa perubahan dengan kreativitas dan semangat kebudayaan,” ujar salah satu peserta.
- Babinsa Berikan Materi Wawasan Kebangsaan kepad Murid SMP Negeri 1 Mindiptana
- Sah Secara Hukum Legalitas Ijazah dan Gelar Romanus Mbaraka Telah di Akui Negara
- Ketua Umum JMSI Teguh Santosa raih gelar doktor di Unpad
