Boven Digoel, Papua Sekatan - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Boven Digoel mengungkapkan kekhawatiran terkait banyaknya warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Temuan ini muncul setelah pelaksanaan pemutakhiran data pemilih, di mana petugas Pantarlih menemukan sejumlah masyarakat yang belum memiliki identitas kependudukan yang sah.
- Pemateri Luar Negeri Hadir dalam Diklat Penangan Stunting Mappi
- Musda ke-IV KNPI Boven Digoel Melahirkan Bernolfus Tingge Sebagai Ketua Terpilih Periode 2022-2025
- Pekerjakan Orang Lokal Daerah, Smart Aviation Curi Perhatian di Wilayah Papua Selatan
Baca Juga
"Kami menemukan bahwa cukup banyak masyarakat belum memiliki E-KTP saat pemutakhiran data pemilih. Kami berharap masalah ini segera diatasi agar data pemilih lebih akurat dan semua warga yang memiliki hak pilih dapat terdaftar," ujar Johana Maria Ivon Anggawen, Komisioner KPUD Boven Digoel Divisi Hukum dan Pengawasan, dalam coffee morning persiapan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel yang digelar di Kantor Sekretariat KPUD Boven Digoel pada Jumat (9/8/24).
Ivon menekankan pentingnya E-KTP sebagai syarat utama untuk terdaftar sebagai pemilih. Ia mengharapkan pemerintah daerah segera menindaklanjuti masalah ini sehingga daftar pemilih dapat diperbarui dengan lebih akurat dan semua warga Boven Digoel yang memenuhi syarat dapat berpartisipasi dalam pemilihan.
- Alasan Administrasi, Hanya SPPG Mitra Putri Papua Selatan Yang Berhenti Sementara di Merauke
- Antusiasme Masyarakat Merauke Meriahkan RRI Fest 2025
- Ketua KPU Boven Digoel: PPD Bertanggungjawab Mengawal Pemutahiran Data Pemilih