Boven Digoel, Papua Selatan — Komandan Kodim 1711/Boven Digoel, Letnan Kolonel Infanteri Andry Christian, memimpin upacara penutupan Perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang berlangsung di Lapangan Makodim 1711/BVD, Minggu (26/4/2026).
- Evaluasi dan Langkah Selanjutnya: Pemkab Mappi Tinjau Dampak Diklat Penangan Stunting
- MUI Boven Digoel Harus Jadi Pijakan Seluruh Umat Islam Tanpa Terkecuali di Boven Digoel
- Resmi melantik KONI Puncak Jaya Periode 2020-2024, Ini Harapan Sekum KONI Papua
Baca Juga


Kegiatan ini adalah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan bela negara yang diselenggarakan TNI untuk pelajar SMA/SMK. Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda berjiwa patriotisme, cinta tanah air, dan berintegritas guna mewujudkan Indonesia Emas.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh para siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kabupaten Boven Digoel. Upacara penutupan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Boven Digoel, Kapolres, Ketua DPRK, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Kesbangpol, Ketua Kwarcab, serta para kepala sekolah.
Dalam amanatnya, Dandim 1711/Boven Digoel menyampaikan bahwa kegiatan Perjusami tidak hanya berfokus pada latihan fisik dan keterampilan lapangan, tetapi juga pada pembentukan karakter, penanaman semangat kebangsaan, serta penguatan jiwa kepemimpinan para kadet.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para kadet dapat menjadi generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air dan semangat bela negara,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di tengah era globalisasi dan kemajuan teknologi, generasi muda diharapkan mampu menjadi teladan dengan menunjukkan sikap cerdas, beretika, dan berintegritas, serta memanfaatkan teknologi untuk kepentingan bangsa.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta telah menerima berbagai materi dan pelatihan dari instruktur. Dandim berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
“Kalian adalah benteng terdepan dalam menghadapi berbagai ancaman, baik fisik maupun ideologi yang dapat memecah belah bangsa,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Dandim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, pembina, dan penyelenggara atas semangat, disiplin, serta kerja sama selama kegiatan berlangsung. Ia juga mengajak para kadet untuk terus menjaga nama baik organisasi dan menjadi duta bela negara di lingkungan masing-masing.

Upacara penutupan berlangsung dengan khidmat dan menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Perjusami KKRI tahun 2026 di Kabupaten Boven Digoel.
- BMKG: Waspada 5 Wilayah Pesisir Utara Papua, Banjir Pesisir (ROB) Salah Satunya Jayapura
- Empat Anggota MRP Papua Selatan dari Kabupaten Mappi Desak Jabatan Sekda Diisi Orang Asli Papua
- Sidang Sinode GGRI-P di Boven Digoel, Bupati Hengki: Pemerintah Akan Dukung Penuh