Boven Digoel – Dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Boven Digoel menggelar kegiatan sosialisasi tentang dampak dan penanggulangan narkoba kepada peserta Perkemahan Jumat, Sabtu, Minggu (Perjusami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Tahun 2026.
- Yayasan Putri Papua Selatan Siapkan Makan Bergizi Gratis Untuk 8 Sekolah di Merauke
- Dari MoU Hingga Pengiriman Siswa: Tahapan Kerja Sama Pemkab Mappi dan Yayasan Lokon
- Kampung Waninggap Kay Terima Bantuan Alat Pengering Padi dari Program Matching Fund 2023 Unmus dan Dinas PMK Merauke
Baca Juga

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 13.50 WIT, bertempat di Aula Kodim 1711/BVD, Kabupaten Boven Digoel. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari permohonan dukungan personel oleh Dandim 1711/BVD melalui surat Nomor: B/86/IV/2026 tertanggal 22 April 2026.
Dalam pelaksanaannya, Polres Boven Digoel menugaskan IPDA Fernando Sabru selaku KBO Sat Resnarkoba bersama BRIPKA Jaka Andri Irawan sebagai pemateri. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta Perjusami KKRI yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.
Sosialisasi diawali dengan pembukaan dan perkenalan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait narkotika. Dalam pemaparannya, BRIPKA Jaka Andri Irawan menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi hukum bagi para pelaku penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan serta pentingnya peran generasi muda dalam menjauhi narkoba dan turut serta memerangi peredarannya di lingkungan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan pemateri, serta pemutaran video edukasi guna memperkuat pemahaman terkait bahaya narkoba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta Perjusami KKRI dapat menjadi generasi muda yang sadar hukum, memiliki ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkoba, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Polres Boven Digoel menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi sebagai langkah preventif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.
- Mendapat Restu Para Senior Dan Kader HMI Se-Papua, Novi Rismawati Mantap Maju 01 PB Kohati
- TSE GROUP COBA HADIRKAN GENERASI EMAS DARI TIMUR INDONESIA
- Pakar Hukum Pastikan Legalitas Ijazah Romanus Mbaraka Sah dan Tidak Dapat di Sangkal Lagi