Merauke – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Selatan (DPRPS) dari Fraksi Golkar Komisi II, Christian Piere Keintjem, melaksanakan kegiatan pengawasan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) di Sekolah Menengah Teologi Kristen GGRI-P Merauke pada Senin, 10 November 2025.
- Babinsa Berikan Materi Wawasan Kebangsaan kepad Murid SMP Negeri 1 Mindiptana
- Peresmian Kantor Yayasan Maga Edukasi Papua (MEP) & Sekretariat Pendirian Universitas Internasional Papua (UIP)
- KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MERAUKE TERKEJUT DAN BANGGA: PEMBANGUNAN SD NEGERI KIGORUN OLEH PT. BERKAT CIPTA ABADI
Baca Juga




Kunjungan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) yang menempuh pendidikan di sekolah berbasis asrama. Sekolah GGRI-P Merauke berdiri sejak tahun 2009, telah berakreditasi B, dan kini menampung 85 siswa yang berasal dari pedalaman Mappi, Asmat, dan Boven Digoel.
Christian meninjau langsung kondisi asrama, ruang belajar, serta fasilitas sekolah. Rombongan DPRPS diterima oleh pengurus dan guru, yaitu D. Infaindan, S.Pd.K, J. Sirait, S.Pd.K, dan Elia Omba. Dalam dialog bersama mereka, terungkap bahwa hingga kini sekolah belum tersentuh program Dana Otsus maupun Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Christian menyampaikan keprihatinannya sekaligus menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan berbasis asrama di Papua Selatan. Ia berjanji akan mengkoordinasikan hasil pengawasan ini dengan pihak terkait agar sekolah seperti GGRI-P Merauke mendapat dukungan nyata.
Dalam kunjungan tersebut, Christian juga menyerahkan bantuan secara langsung sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan siswa dan sekolah. “Sekolah ini punya peran penting dalam membentuk karakter dan iman generasi muda Papua. Kami di DPRPS akan terus memperjuangkan hak pendidikan yang layak bagi anak-anak Papua,” ujarnya.
Kunjungan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah yang berharap perhatian DPRPS dapat membuka jalan bagi dukungan lebih besar dari pemerintah.
- Pakar Hukum Pastikan Legalitas Ijazah Romanus Mbaraka Sah dan Tidak Dapat di Sangkal Lagi
- Sah Secara Hukum Legalitas Ijazah dan Gelar Romanus Mbaraka Telah di Akui Negara
- Sekretaris Komisi V DPRP Berikan 50 Sak Semen Kepada SMAN 3 Merauke
