Ruang sidang di lantai satu gedung pascasarjana IPDN Jakarta terasa khidmat pada sore hari itu. Sabtu, 20 Juli 2024, adalah momen yang sangat dinantikan oleh Michael Rooney Gomar. Dengan langkah percaya diri, Gomar maju ke depan ruangan untuk mempresentasikan disertasinya. Mata para hadirin tertuju pada sosok yang telah berkomitmen memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan Mama Papua melalui program bantuan sosial pemerintah.
- Satgas Pamrahwan Yonif 756/WMS Berikan Pelajaran Wawasan Kebangsaan Pada Murid SDN Tsinga
- BKPSDM Papua Selatan Laksanakan Sosialisasi dan Simulasi SKD Untuk Sekolah Ikatan Dinas, Diikuti Ratusan Pelajar
- Langkah-Langkah Peresmian Gedung PAUD Mandiri PKK di Mappi, dari Renovasi Hingga Pemberkatan
Baca Juga
Disertasinya, yang berjudul "Pelaksanaan Program Bantuan Sosial Pemerintah dalam Upaya Pemberdayaan dan Peningkatan Pendapatan Mama Papua di Kabupaten Mappi Provinsi Papua Selatan," bukan hanya hasil dari penelitian akademik, tetapi juga hasil dari pengamatannya langsung terhadap tantangan yang dihadapi oleh Mama Papua.
Dalam ruang tersebut, Gomar dengan tenang menjelaskan bahwa meskipun bantuan sosial sudah dilaksanakan, efektivitasnya masih jauh dari harapan. Gomar memaparkan bagaimana distribusi kekuasaan, kapasitas lembaga, dan struktur birokrasi memengaruhi keberhasilan program. Namun, ia juga mengusulkan Model MRG, sebuah pendekatan baru yang dirancang khusus untuk memperbaiki kondisi ini.
- Mimpi Mappi untuk Generasi Emas: Kerja Sama dengan Yayasan Pendidikan Lokon
- STMIK Agamua Wamena & STKIP Abdi Wacana Wamena Sepakat Bekerjasama dengan Yayasan Maga Edukasi Papua
- Usai Terlibat Tawuran, Pihak SMAN 1 dan SMK St. Antonius Merauke Akhirnya Berdamai di Kantor Polisi
