Ketua Dewan Pembina Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Hashim Djojohadikusumo didampingi Ketua DPD Gerindra Papua Barat Daya, Oktasari Sabil memberikan bantuan simbolis kepada penyandang disabilitas dalam rangkaian Perayaan Natal Nasional Partai Gerindra di Aimas Convention Center. Sabtu, 17 Januari 2026.
- Formasi Test CPNS OAP Tidak Terisi, MRP Minta Pemprov Papua Selatan Bicarakan Solusi Dengan Kementerian PANRB
- Ketua KPU Boven Digoel: PPD Bertanggungjawab Mengawal Pemutahiran Data Pemilih
- Covid-19 Kota Jayapura Nol. Sudah Zona Hijau
Baca Juga
Hashim Djojohadikusumo yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Iklim dan Energi menyampaikan pesan toleransi dan kebhinekaan yang telah lama hidup dalam keluarganya.
Presiden Republik Indonesia ke-8, yang merupakan kakak kandungnya, adalah presiden pertama yang lahir dari seorang ibu beragama Kristen Protestan.
"Ibu kami lahir sebagai seorang Kristen Protestan dan dimakamkan sebagai Kristen Protestan. Ayah kami seorang muslim, namun di keluarga kami tidak pernah ada paksaan dalam beragama. Semua adalah panggilan Tuhan,"kata Hashim.
Ia menjelaskan bahwa dalam keluarga besar Prabowo Subianto terdapat keberagaman keyakinan. Salah satu kakak kandungnya beragama Katolik dan aktif beribadah, Prabowo Subianto beragama Islam, sementara dirinya berasal dari kalangan Protestan. Menurut Hashim, perbedaan tersebut tidak pernah menjadi penghalang untuk tetap bersatu sebagai keluarga.
"Ini adalah Indonesia kecil dalam keluarga kami. Sudah lebih dari 70 tahun tradisi kebersamaan ini terjaga. Beda agama dan keyakinan, tetapi tetap satu dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika," kata Hashim.
Utusan Khusus Presiden Indonesia Bidang Iklim dan Energi itu menyampaikan bahwa Tuhan mengasihi seluruh rakyat Indonesia, termasuk Papua, Aceh, Bali, dan seluruh wilayah Nusantara tanpa terkecuali.
Selain pesan kebangsaan, Hashim menyoroti komitmen GEKIRA dan Partai Gerindra terhadap penyandang disabilitas. Ia mengenang perjuangan sejak tahun 2014 bersama komunitas disabilitas yang mendorong perubahan regulasi dari Undang-Undang Penyandang Cacat menjadi Undang-Undang Disabilitas, demi menjaga martabat dan hak-hak mereka.
"Banyak permintaan mereka yang sederhana namun belum terpenuhi. Kami memperjuangkan setiap pasal, hingga akhirnya undang-undang tersebut disahkan dan diundangkan pada April 2016 oleh mantan Presiden, Joko Widodo. Itu adalah bagian dari perjuangan Gerindra," jelas Hashim
Selama 12 tahun terakhir Partai Gerindra secara konsisten memperingati Hari Disabilitas Sedunia setiap bulan Desember dan terus menggelar kegiatan sosial bagi kaum disabilitas.
"Saya berjanji, Partai Gerindra akan terus mendukung saudara-saudara penyandang disabilitas di Papua dan di seluruh Indonesia. Itu adalah komitmen kami," kata Hashim.
Penyerahan bantuan dalam perayaan Natal Nasional ini diharapkan dapat memberikan semangat serta memperkuat solidaritas antara seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam membangun Indonesia yang inklusif dan berkeadilan.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya bagi Tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya (PBD).
"Kami bersyukur kepada Tuhan karena telah diberikan amanah oleh Partai Gerindra melalui Ketua Umum GEKIRA untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Natal Nasional Gerindra di Papua Barat Daya,"ujar Gubernur.
Elisa Kambu mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan Natal Nasional tersebut, yang menjadi momentum penting untuk dapat bertemu langsung dengan Ketua Dewan Pembina GEKIRA, Hashim Djojohadikusumo, serta sejumlah tokoh nasional lainnya, termasuk Menteri HAM.
"Kalau tidak ada perayaan Natal ini, mungkin kami tidak dapat bertemu dengan Bapak Kashim maupun Menteri HAM,” kata dia.
Ia menyampaikan bahwa perayaan Natal Nasional Gerindra mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kota dan Kabupaten Sorong. Jumlah kehadiran diperkirakan mencapai kurang lebih 7.000 orang.
Menurutnya, momentum Natal Nasional ini juga menjadi ajakan kebersamaan bagi seluruh masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, baik yang tinggal di panti asuhan maupun bersama orang tua mereka.
“Kami mengajak semua untuk menikmati dan merayakan Natal ini bersama-sama,” kata Elisa Kambu.
Perayaan Natal Nasional tersebut terselenggara atas kerja sama DPP Gekira, pengurus pusat, serta kader-kader Partai Gerindra di Papua Barat Daya.
"Kami mempersiapkan Natal Nasional ini kurang lebih selama satu bulan tiga minggu. Puji Tuhan atas doa dan dukungan semua pihak. Setelah ini, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan bakti sosial menjelang HUT Partai Gerindra,"kata Elisa Kambu. 
- Peserta Muda Muncul sebagai Bintang di Lomba Lari 5 Kilometer PASI Kabupaten Mappi
- Satgas Covid-19 Kota Jayapura Kembali Lakukan Operasi Yustisia Meningkatnya Covid-19 Kota Jayapura
- Antusiasme Tinggi dalam Lomba Lari 10 Kilometer PASI Kabupaten Mappi