Bakal Calon Bupati Kabupaten Merauke, Herman Anitu BasikBasik dalam suatu sesi wawancara mengatakan bahwa, politik tahun 2020 ini akan dilaluinya dengan penuh cinta dan kasih.
- Yosfan Jadi Pasangan Pertama Yang Mendeklarasikan Diri Untuk Maju Dalam Pilkada Merauke
- Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya (AMT-RAYA) Mendukung "IRJEN.POL. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si" Sebagai Kapolda Metro Jaya
- Pemilu Terburuk, DPRD Kota Sorong Bentuk Pansus Pemilu 2024
Baca Juga
Sebab menurutnya keempat bakal kandidat Bupati Merauke yang akan maju dalam kostelasi poltik kali ini masih terikat dalam satu tali persaudaraan.
Sebagaimana dilansir dari Chanel Youtube Pelita Papua TV yang di unggah pada tanggal 18 September 2020, dalam video tersebut memperlihatkan Herman Anitu dengan wajah bersahaja mengajak kepada para bakal kandidat Bupati Merauke untuk bersama-sama melakukan praktik Demoktasi Cinta Kasih agar tercipta keharmonisan dalam berpolitik.

“Pertandingan pada Pilkada 2020 yang dimana kita semua dalam suatu ikatan persaudaraan, dalam proses ini kita akan berdemokrasi dengan professional dengan santun dan penuh etika, kita saling menghargai antara yang satu dengan lainnya sehingga akan lahir cinta kasih dihati kita masing-masing, dan proses demokrasi kita berjalan dengan baik dan kita juga mendapatkan hasil yang lebih baik yang diharapkan oleh semua masyarakat Merauke.” Ucapnya
Menurutnya politk Demokrasi Cinta Kasih adalah suatu sistem demokrasi yang dilakukan dengan penuh rasa persaudaraan antar bakal calon Bupati.
Lanjut dikatakannya bahwa “dalam perpolitik tentu akan ada yang menang dan akan ada yang kalah, dan jika politik cinta kasih ini terapkan maka tidak akan ada yang merasa menang ataupun kalah, dan siap mendukung siapapun yang terpilih kelak,” Tambahnya
“Hubungan antara kita bersaudara tadi tetap dan pasti terjaga, hubungan komunikasi yang baik, kita saling menghormati, saling penuh etika, ini akan terbawa kepada tim kita masing-masing untuk juga dapat perpolitik secara santun. Sehingga akan lahir rasa kasih dalam berdemokrasi pada pilkada tahun 2020 ini.” Pungkasnya
- BEM Nusantara: Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Bukan Keinginan Rakyat
- Bawa Bukti Baru dari BPK Papua, KPK Diminta Beri Atensi Khusus Usut Dugaan Korupsi di Kabupaten Supiori
- Rekomendasi Golkar Untuk Paulus Waterpauw, Sah Dan Final Untuk Gubernur Papua
