Boven Digoel, Papua Selatan - Dalam menyikapi proses Pilkada Boven Digoel, berita tidak benar sering kali menyebar di media sosial. Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Boven Digoel Maria Payunglangi, S.Sos., MM, soroti pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap berita tersebut.
- Safari Ramadhan Apolo Safanpo di Boven Digoel Sebut 4 Tugas Pj. Gubernur PPS Hampir Tuntas
- Pj Bupati Mappi Luncurkan Program Diskon untuk Dukung Masyarakat Ekonomi Menengah Kebawah
- Mappi Sport Center (MSC) Kian Lengkap: Pj Bupati Umumkan Pembangunan Fasilitas Olahraga Tambahan
Baca Juga
Ia menekankan bahwa setiap informasi yang beredar di media sosial seringkali memiliki sudut pandang subjektif, dan penting bagi masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayainya atau menyebarkannya lebih jauh.
Maria menekankan bahaya dari berita hoaks yang provokatif, yang dapat menyebabkan konflik jika tidak diantisipasi dengan bijak oleh masyarakat.
Terutama selama tahapan Pilkada, banyak pihak yang mungkin menggunakan berbagai cara untuk mencapai tujuan politik mereka, termasuk menyebarkan berita palsu.
"Dengan demikian, penting bagi masyarakat untuk menjadi lebih cerdas dalam memilah dan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya atau menyebarkannya, " tutur Plt. Kadis Kominfo di ruang kerjanya, Senin (4/6/24).
- Tingkat Kesadaran Pemilih Pemula, Siswa SMA Sambut Positif Program “KPU Goes to School”
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Boven Digoel Gelar Bimtek Katog Lokal
- KPU Kabupaten Merauke Pastikan Hanya Empat Pasagan Calon Kepala Daerah Yang Lakukan Pendaftaran