Boven Digoel, Papua Selatan – Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, SH, SIK, MM, CPHR, menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam seiring meningkatnya curah hujan dan angin kencang pada bulan November ini.
- Peringati Hari Armada RI Lantamal XI Merauke Siap Menjaga Kedaulatan Perairan Wilayah Selatan Papua
- Rapat Pleno Kabupaten Boven Digoel, Asisten I : Harap situasi tetap aman terkendali
- Danbrigif 25/Siwah Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 111/KB di Boven Digoel Perbatasan Papua Selatan
Baca Juga
Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Menghadapi Tanggap Bencana Alam yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Satpol PP, Satuan Bencana (SAB), Pramuka, hingga relawan Saka Bhayangkara.
“Berdasarkan informasi dari BMKG, secara nasional pada bulan November kita memasuki masa siaga bencana alam. Dampaknya berupa curah hujan tinggi disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana di berbagai daerah,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan, meskipun Kabupaten Boven Digoel bukan wilayah pesisir, namun kondisi hujan lebat dan angin kencang tetap perlu diwaspadai. Curah hujan tinggi dapat meningkatkan debit air sungai dan memperkuat arus, sementara angin kencang berpotensi merusak bangunan dengan struktur yang lemah.
“Kami dari kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Dalam kesiapsiagaan ini, kami bekerja sama dengan pihak Kodim, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Fokus utama kami adalah menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan respon cepat apabila terjadi bencana,” jelasnya.
Sebagai penutup, Kapolres Boven Digoel juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas selama musim hujan:
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati, terutama saat cuaca buruk. Bila terjadi hujan deras dan angin kencang, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah. Bila harus beraktivitas, pastikan selalu berhati-hati, koordinasikan dengan keluarga, dan segera hubungi pihak pemerintah daerah, TNI, atau Polri bila menemukan potensi bencana.”
Dengan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak, Kapolres berharap Kabupaten Boven Digoel dapat terhindar dari korban jiwa serta meminimalkan dampak akibat fenomena alam yang mungkin terjadi.
- Wujudkan Hanpangan, Babinsa 1711-13/GTR Bantu Petani Tanam Sayur Kol dan Bersihkan Lahan
- Bukti Komitmen, Haji Isam Mulai Bangun Jalan di Merauke, Papua Selatan
- Bhayangkari Polres Boven Digoel Laksanakan Bakti Sosial dalam Rangka HKGB ke-72