Menyikapi insiden pertandingan Cabor tinju di venue GOR Cendrawasih Jayapura antara petinju DKI Jakarta, Jil Mandagi tidak menerima kemenangan petinju NTT, Luki Mira Agusto, mengakibatkan aksi spontanitas berbuntut saling adu jotos di luar ring dilakukan oleh relawan yang direkrut oleh Panpel dan atlit tinju DKI Jakarta kejadian pada hari Jumat (8/10) kemarin.
- Pendaftaran Ditutup, 1000 Lebih Pemburu Siap Beraksi di Kejurnas Berburu VEE SK 2023
- Gelar Dua Operasi, Polri Amankan PON di Aceh dan Sumut
- KONI Papua Selatan Gelar KONI Papua Selatan Gelar Rakerprov dan Musprov, Prioritaskan Putra Asli Papua Selatan
Baca Juga
Koordinator Bidang SDM PB PON XX, Albertho Gonzalez Wanimbo memberikan klarifikasi untuk diketahui bersama agar menghindari kesalahpahaman terhadap aksi tersebut yang membawa-bawa nama relawan sesuai informasi berita yang beredar, kepada awak media di Jayapura, Sabtu (9/10)
Ia mengatakan bahwa kejadian tersebut yang dilakukan oleh relawan melainkan itu bukan relawan yang direkrut oleh Bidang SDM.
"Kasus baku pukul di Cabor tinju itu bukan relawan tapi bagian dari Panpel Cabor tinju. Kalau pun relawan bukan relawan yang direkrut oleh bidang SDM PB PON XX itu sendiri, " ungkap AGW
Lanjut AGW, yang mana sebelumnya kami telah menyiapkan relawan untuk didistribusikan ke venue tinju untuk membantu hal-hal teknis yang di butuhkan oleh Panpel di venue tinju namun ketua Pertina Papua sendiri menolak relawan yang direkrut oleh bidang SDM untuk bertugas di venue tersebut.
"Yang jelasnya kami dari bidang SDM sangat menyayangkan kejadian di venue tinju, kami berharap kedepannya tidak terjadi hal-hal demikian," pungkasnya 
- Dipadati Penonton Salah Satu Tribun Stadion Katalpal Tidak di Buka , Ada Apa ?
- Terus Bertambah, 52 Pemain Liga 1 Terkonfirmasi Positif Covid-19
- Tournament Bilyard Seri II RR1106 Lahirkan Bibit Atlit Papua Selatan