KONI PAPUA SELATAN GELAR RAPAT PERSIAPAN PORPROV II 2025: TEGASKAN REGULASI DAN STANDAR PARTISIPASI CABOR

Merauke, 27 Juli 2025 — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Papua Selatan Tahun 2025, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Selatan menyelenggarakan Rapat Persiapan Teknis dan Administratif Cabang Olahraga bertempat di Sekretariat KONI Papua Selatan, Jalan Raya Ermasu No. 63, Merauke, pada Senin, 27 Juli 2025 pukul 15.00 WIT hingga selesai.


Rapat ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Cabang Olahraga (Cabor) tingkat provinsi se-Papua Selatan. Acara terbagi dalam tiga agenda utama:

  1. Persiapan Teknis dan Administratif Cabang Olahraga dalam PORPROV II

  2. Penyampaian Arahan dan Ketentuan Umum PORPROV

  3. Diskusi dan Masukan dari Cabang Olahraga

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Papua Selatan, yang dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan PORPROV II tahun ini harus berjalan sesuai regulasi nasional dan regulasi teknis masing-masing cabang olahraga.

“Setiap Cabor tingkat provinsi wajib memahami aturan pelaksanaan PORPROV II, termasuk mekanisme pertandingan yang mengacu pada regulasi resmi. Hal ini penting untuk menjamin profesionalisme dan keadilan kompetisi,” tegas Ketua Umum KONI Papua Selatan.

Ia juga menekankan bahwa tidak semua cabang olahraga otomatis dapat ikut serta dalam PORPROV II. Terdapat dua kriteria utama yang wajib dipenuhi oleh cabor yang ingin menjadi peserta:

  1. Harus memiliki minimal 3 pengurus kabupaten/kota aktif di wilayah Provinsi Papua Selatan

  2. Cabor tersebut harus aktif dan memiliki struktur kepengurusan provinsi yang berjalan dengan baik

Pernyataan ini mendapat perhatian serius dari seluruh peserta rapat, karena menjadi acuan penting dalam menentukan kelayakan keikutsertaan cabor pada PORPROV II mendatang.

Rapat juga memberikan ruang bagi masing-masing cabor untuk menyampaikan kendala dan kebutuhan mereka, mulai dari kesiapan infrastruktur hingga dukungan anggaran pembinaan.

Berbagai masukan disampaikan dengan terbuka, menunjukkan semangat kolaboratif antara KONI dan seluruh cabor dalam mewujudkan PORPROV II sebagai ajang olahraga yang bermartabat dan berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan para pengurus cabor. Masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi demi penyempurnaan pelaksanaan PORPROV II. Kami ingin event ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga menjadi momen pembinaan dan seleksi atlet menuju PRA PON dan PON,” ujar salah satu pengurus bidang teknis KONI.

Rapat ini menjadi langkah awal yang penting dalam menyatukan visi, menyusun strategi, serta memastikan bahwa PORPROV II Papua Selatan 2025 dapat terselenggara dengan sukses, tertib, dan bermutu tinggi.

KONI Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membina dan mendukung semua cabang olahraga yang aktif dan berkontribusi dalam pembangunan olahraga prestasi di Bumi Anim Ha. (Adi)