Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke Ir. Drs. Benjamin Izaac Rudolf Latumahina angkat bicara terkait dengan maraknya kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Merauke. Minggu (6/3)
- Kodim Boven Digoel Gelar Latbakjatri Semester II TA 2024
- Danrem 174/ATW Merauke Menanggapi Kabar Adanya Atlit Peraih Medali Emas PON XX Yang Mengikuti Tes Catam TNI AD 2021
- Pemerintah Provinsi Papua Persilahkan Polisi Periksa Penyalahgunaan Dana Otsus Rp 1,8 Triliun
Baca Juga
Menurutnya tindakan kriminalitas yang terjadi belakangan di Kabupaten Merauke sudah sangat meresahkan masyarakat, sehingga atas hal tersebut dirinya telah berkoordinasi dengan unsur TNI - Polri untuk bagaimana bisa meningkatkan pengawasan dan pengamanan di Kabupaten Merauke, melalui berbagai kegiatan pengamanan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pak Kapolres, Pak Dandim, dan juga pak Kasrem untuk bagaimana bisa meningkatkan pengawasan dan juga pengamanan di Merauke lalu mungkin saling berkoordinasi, dan kita harapkan bisa di adakan kegiatan patroli gabungan dari kodim dan juga dari Polres mungkin bisa lebih membuat masyarakat nyaman." Ucap lelaki yang akrab disapa Benny Latumahina.
Apalagi menurutnya untuk kabupaten Merauke, lokasi yang sering terjadi kriminalitas ini selalu terjadi pada tempat-tempat dan waktu-waktu yang tertentu yang dapat dipantau, diamati, dan dianalisis sehingga dapat segera dilakukan pencegahan agar angka kriminalitas di Kabupaten Merauke dapat ditekan seminimal mungkin.
Ia juga mengajak seluruh warga masyarakat Merauke untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, namun dengan catatan dalam keadaan tingginya angka kriminalitas seperti ini juga harus dibarengi dengan upaya pengawasan, menjaga ketertiban dan keamanan yang dilakukan oleh aparat keamanan harus ditingkatkan.
"Kewaspadaan ini perlu ditingkatkan oleh masyarakat di satu sisi, tetapi di satu sisi fungsi pengawasan menjaga keamanan dan ketertiban juga harus ditingkatkan oleh aparat keamanan harus ditingkatkan oleh kepolisian dengan dibantu oleh Kodim, di lain sisi kita harapkan masyarakat juga agar waspada sehingga di sewaktu-waktu jam-jam tertentu itu sudah mungkin tidak perlu kalau tidak penting sekali tidak perlu untuk melakukan kegiatan sosial di luar." Ujarnya.
Karena menurutnya dengan hingga larut malam hari adalah bagian dari upaya kita untuk terhindar dari berbagai tindakan kriminal. 
- Antisipasi Aksi PRP 10 Mei, Kapolresta Jayapura Kota Turunkan 1.000 Personil Gabungan
- Ajang Temu Seni Menuju Festival Indonesia Bertutur 2022 Di Magelang September Mendatang, 14 Musisi Muda Hadir Di Papua
- Kasrem, Mewakili Danrem 174/ATW Hadiri Penutupan TMMD Ke-120 Kodim 1711 Boven Digoel