Langit di Kabupaten Mappi saat itu tampak cerah, seperti menandakan sebuah hari baru yang penuh harapan. Di setiap sudut desa, para petugas kesehatan sibuk melakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan anak-anak.
- Operasi Yustisi Kependudukan, Masih Ditemukan Rumah Kos Yang Menjadi Tempat Porstitusi Online
- Inspektorat Raih Nilai Tertinggi, Apolo Safanpo Tegaskan Komitmen Kinerja Akuntabel di Papua Selatan
- Ketua KPUD: Hasil Seleksi PPD Boven Digoel Segera Diumumkan
Baca Juga
Suara riuh anak-anak yang berlarian di halaman pusat kesehatan menciptakan suasana penuh semangat. Mappi, sebuah kabupaten di Papua Selatan, sedang mencatatkan sejarah baru dalam upaya menurunkan angka stunting.
Di ruangannya, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, memantau laporan dari berbagai pos kesehatan. “Angka stunting sudah turun menjadi 13 persen,” terdengar kabar baik dari seorang petugas. Gomar tersenyum bangga. Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras yang selama ini dilakukan oleh timnya.
Di lapangan, dr. Benedicta Herlina Rahanggiar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, tidak kalah sibuk. Ia terus memberikan pengarahan kepada tim kesehatan di setiap pos pelayanan. "Kita sudah mencapai angka 13 persen, ini luar biasa!" serunya kepada tim. Di tengah keramaian, terlihat senyuman lega dari para petugas yang telah bekerja tanpa kenal lelah untuk menurunkan angka stunting di Mappi.
- Bupati Hengki: Pemda Akan Dukung Penuh Pembangunan Gereja Hati Kudus Tanah Merah
- Ratusan Siswa Ikuti Lomba Baris-Berbaris yang Digelar Kodim 1711/BVD dalam Rangka HUT RI ke-79
- Pemkab Mappi Gelar Diklat Dasar Penangan Stunting Dengan Menghadirkan Pemateri Dari Direktorat Guru PAUD Dan Dikmas Kemendikbudristek