Panen perdana program pertanian terpadu yang diinisiasi Yonif TP 818/Yuboi bersama masyarakat berlangsung di Kampung Sermayam, Kabupaten Merauke, Kamis, 19 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kedaulatan pangan melalui kolaborasi antara TNI dan kelompok tani lokal.
- Gabungan 3 Kota di Papua, Terjadi Inflasi Pada Mei 2022 Sebesar 0,69 %
- Panen Raya P2L, Bupati Boven Digoel: Pemda akan Mendorong Upaya Petani dari Sisi Angaran
- Rakor Pemprov Papua Selatan Bersama 6 Perusahaan Bahas Target Nilai Investasi dan Hak Masyarakat
Baca Juga









Dalam kegiatan tersebut, Kolonel Inf Hadrianus Yossy B. bersama Letkol Inf Fadliansyah turut hadir dan memimpin panen hasil pertanian yang mencakup 10 hektare padi, 5 hektare sayur mayur, serta 5 hektare tanaman industri. Program ini merupakan pilot project yang memadukan kedisiplinan prajurit dengan pengalaman dan kearifan lokal petani yang tergabung dalam Gapoktan di wilayah Sermayam.
Selain menghasilkan panen yang cukup melimpah, program ini juga memperkuat hubungan sosial antara prajurit dan masyarakat. Sinergi yang terbangun dinilai mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong semangat gotong royong dalam pengelolaan lahan secara berkelanjutan.
Upaya ini sejalan dengan visi nasional dalam mewujudkan swasembada pangan sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo. Dari wilayah timur Indonesia, inisiatif ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjawab tantangan ketahanan pangan.
Salah satu perwakilan kegiatan menyampaikan bahwa keberhasilan panen perdana ini menjadi momentum penting bagi penguatan kemandirian pangan di daerah. “Kami tidak hanya memanen hasil, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
- Menparekraf Sandiaga Uno Beri Workshop KaTa Kreatif Indonesia di Merauke
- Dinilai Penuh Gagasan, Pemda, DPRD, dan HIPMI Siap Berkolaborasi Dengan Petani Milenial Merauke
- Gubernur BI Resmi Melantik 39 Orang Pimpinan Kantor Pusat dan Perwakilan BI yang Baru
