Di momentum milad ke-90 tahun, kader Pemuda Muhamamdiyah dan pemuda Indonesia diharapkan berada pada barisan paling depan untuk memajukan bangsa Indonesia.
- JMSI Deklarasi Dukung KPK Berantas Korupsi Sampai Akar-akarnya
- Tangkap Tiga Kepala Daerah Dalam Satu Bulan, Ketua KPK: Apakah Kami Diam?
- Mendagri Lantik Dua Purnawirawan Sebagai PJ. Gubernur Papua dan Papua Selatan
Baca Juga
Harapan itu disampaikan oleh Ketua Umum PP Pemuda Muhamamdiyah, Sunanto.
Cak Nanto berpesan untuk para kader Pemuda Muhamamdiyah secara khusus, dan untuk seluruh pemuda Indonesia secara umum untuk menguatkan ukhuwah islamiyah, sekaligus ukhuwah insaniyah dalam kehidupan beragama, bermasyarakat dan berbangsa.
"Persaudaraan dan kesatuan generasi muda merupakan modal utama sebuah bangsa dalam memenangkan kompetisi global sekaligus benteng paling kokoh menjaga kedaulatan tanah air dan bangsa," ujar Cak Nanto dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/5).
Menurut Cak Nanto, sebuah keniscayaan yang kini harus menjadi laku hidup utama para pemuda untuk senantiasa merawat keberagaman dan merajut persamaan.
Apalagi, milad Pemuda Muhamamdiyah yang mengusung tema "90 Tahun Sinergi Membangun Bangsa", sejatinya ingin mengafirmasi bahwa Pemuda Muhamamdiyah akan berada pada barisan paling depan untuk urusan memajukan bangsa serta menjadi generator syiar islam yang wasathiyah, islam yang moderat, Islam yang rahmatan lil alamin.
"Dakwah kolaborasi merupakan sinergitas yang harus terus didengungkan agar kekuatan pemuda Islam dan pemuda Indonesia berhimpun dalam satu tarikan nafas yang sama yakni tentang kemajuan bangsa dan kemanusiaan semesta," katanya.dikutip dari Kantor Berita RMOL.
Selain itu, kata Cak Nanto, perhimpunan pemuda diyakini akan menghantarkan bangsa Indonesia keluar dari segala problematikanya termasuk tatkala pandemi seperti saat ini. Bahkan, perhimpunan pemuda juga akan menjadikan bangsa Indonesia melahirkan para pemuda negarawan lewat sebuah habitat yang ideal yakni persatuan dan kesatuan.
"Mari luruskan saf, rapatkan barisan menuju kemenangan pemuda Indonesia dikancah dunia," pungkasnya. 
- Musda IV Partai Demokrasi Provinsi Papua Resmi Dibuka
- Demi Menjaga Netralitas FKUB, Kyai Nursalim Arrozy Mundur Dari Jabatan Ketua FKUB Keerom
- Bawaslu Papua Selatan Endus Dugaan Kuat Kesalahan KPU dalam Penetapan 11 TPS Khusus Di Distrik Jair Boven Digoel