Dinilai tidak konsisten, akhirnya DPD Nasdem Provinsi Papua berubah pikiran dengan terbuka menyatakan sikap mengusung calon wakil gubernur Papua.
- Pesan SBY ke Demokrat: Jangan Gamang dan Risau Meski Tidak Punya Uang dan Kekuasaan
- Baru Selesai Muktamar, Alasan IDI Minta RDPU Komisi IX DPR Ditunda
- Bersyukur Dilalui Zona Tropis, Prabowo: Pertanian Bisa Panen 3 Kali Setahun
Baca Juga
Langkah Partai Nasden mengusung Calon Wakil Gubernur Papua itu Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Nasdem Papua, Matius Awoitauw (MA) ketika dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, Sabtu (17/7).
Kini MA kembali menegaskan bahwa pihaknya akan mengusung calon wakil gubernur Papua dari partai Nasdem.
"Mungkin juga mencalonkan salah satu kader untuk calon Wakil Gubernur," ujarnya.
Dia mengatakan awalnya hanya mengorganisir Koalisi sehingga tidak terjadi benturan kepentingan didalamnya.
"Kita coba mengambil jalan tengah untuk mengorganisir teman-teman yang ada di koalisi supaya tidak terjadi benturan-benturan kepentingan," ungkapnya.
Berbeda penyataan sebelumnya kepada awak media RmolPapua.id, awalnya Matius Awoitauw menyatakan hanya mengurus calon Wagub dari Koalisi Lukmen Jilid ll sehingga tidak mencalonkan kader dari Nasdem.
“Kalau saya maju lagi nanti koalisi siapa yang urus. Karena itu Nasdem mengambil sikap, kita ada di pihak untuk mengawal proses ini bisa berjalan baik,” ungkap MA saat rapat koalisi Lukmen Jilid ll, di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Selasa (13/7).
Ia juga sempat menyatakan bahwa kubu Nasdem tetap netral sehingga tidak bertabrakan kepentingan dalam koalisi tersebut.
“Kita harus netral. Kalau kita masuk nanti bisa tabrak kepentingan terlalu ramai,” ujar Matius.
- DPRP dan KONI Merasa Heran, Kogres Asprov PSSI Papua Jalan Diam-diam Ada Apa ?
- Hari Ini KPK Resmi Punya Mars dan Hymne
- Kepala Daerah Maju Pilkada Wajib Cuti, Ini Ketentuannya