Dinilai tidak konsisten, akhirnya DPD Nasdem Provinsi Papua berubah pikiran dengan terbuka menyatakan sikap mengusung calon wakil gubernur Papua.
- Galang Zakat ASN Jateng Rp 2,5 Miliar, Ganjar Pranowo Terima Penghargaan Baznas
- Bawaslu Papua Selatan Endus Dugaan Kuat Kesalahan KPU dalam Penetapan 11 TPS Khusus Di Distrik Jair Boven Digoel
- Pengamat Apresiasi Langkah Prabowo Menata Kepemimpinan Nasional yang Progresif
Baca Juga
Langkah Partai Nasden mengusung Calon Wakil Gubernur Papua itu Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Nasdem Papua, Matius Awoitauw (MA) ketika dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, Sabtu (17/7).
Kini MA kembali menegaskan bahwa pihaknya akan mengusung calon wakil gubernur Papua dari partai Nasdem.
"Mungkin juga mencalonkan salah satu kader untuk calon Wakil Gubernur," ujarnya.
Dia mengatakan awalnya hanya mengorganisir Koalisi sehingga tidak terjadi benturan kepentingan didalamnya.
"Kita coba mengambil jalan tengah untuk mengorganisir teman-teman yang ada di koalisi supaya tidak terjadi benturan-benturan kepentingan," ungkapnya.
Berbeda penyataan sebelumnya kepada awak media RmolPapua.id, awalnya Matius Awoitauw menyatakan hanya mengurus calon Wagub dari Koalisi Lukmen Jilid ll sehingga tidak mencalonkan kader dari Nasdem.
“Kalau saya maju lagi nanti koalisi siapa yang urus. Karena itu Nasdem mengambil sikap, kita ada di pihak untuk mengawal proses ini bisa berjalan baik,” ungkap MA saat rapat koalisi Lukmen Jilid ll, di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Selasa (13/7).
Ia juga sempat menyatakan bahwa kubu Nasdem tetap netral sehingga tidak bertabrakan kepentingan dalam koalisi tersebut.
“Kita harus netral. Kalau kita masuk nanti bisa tabrak kepentingan terlalu ramai,” ujar Matius.
- MRP Papua Barat Daya Bakal Laporkan KPU ke Bawaslu
- Diduga Palsukan Tanda Tangan JK, DMI Pecat Arief Rosyid
- Dukungan Relawan Cenderawasih Emas Siap Menangkan MDF-AR di Pilgub Papua