Satuan Reserse Kriminal Unit Tindak Pidana Ekonomi Polresta Jayapura Kota lakukan koordinasi dengan Dinas Perindagkop UKM Kota Jayapura dan Bulog Drive Prov. Papua dan Prov. Papua Barat guna memantau ketersediaan serta stabilitas Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Kota Jayapura, Minggu (02/3) Siang.
- Uskup Agung Merauke Resmikan Gedung Seminari Kecil St. Fransiskus Xaverius di Boven Digoel
- Penanaman Pohon Mangrove untuk Keseimbangan Lingkungan di Pesisir Mappi
- Pekerjakan Orang Lokal Daerah, Smart Aviation Curi Perhatian di Wilayah Papua Selatan
Baca Juga
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda, S.H didampingi Kasat Intelkam AKP Pieter S. Rumkorem, S.H mengatakan pihaknya melaksanakan kegiatan ini dengan tujuan mengecek dan memastikan ketersediaan Bapokting dan stabilitas harga selama bulan Suci Ramadhan dan menyongsong hari raya lebaran nantinya.
"Kami juga melaksanakan pengecekan ketersediaan stock bahan pokok penting di pasar-pasar tradisional yang terdapat di Kota Jayapura agar umat Muslim yang saat ini tengah melaksanakan ibadah puasa tidak merasakan khawatir akan kekurangan bahan pangan maupun terjadi kenaikan harga," tutur Kasat Reskrim
Ia menerangkan tujuan utama kegiatan ini memastikan agar ketersediaan stok dan juga stabilitas harga bahan pokok di Kota Jayapura tetap tersedia dan juga stabil, sehingga situasi Kamtibmas tetap terjaga. Dirinya juga mengatakan sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya kelangkaan terhadap bahan pokok atau kebutuhan masyarakat yang dijual di pasaran. "Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkala untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga agar tidak terjadi penimbunan dan lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat Kota Jayapura," tuturnya.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder lainnya untuk pelaksanaan kegiatan kedepannya untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama bulan ramadhan dapat terpenuhi." pungkas Kasat Reskrim.
Kasat Reskrim AKP I Dewa menambahkan diharapkan tidak ada oknum pedagang maupun masyarakat yang kemudian menimbun bahan pokok penting, karena yang pasti akan menimbulkan kelangkaan kemudian menyebabkan panic buying.
- Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Dandim Boven Digoel Gelar Lomba Gebuk Bantal
- Pj. Bupati Mappi Bahas Tantangan Pasca Pemekaran Daerah di Forum Kemendagri
- Kunjungan Danrem 174/ATW di Boven Digoel, Asisten II: Sinergitas dari TNI Sangat Kami Harapkan