- Hasil Membanggakan, Tim Pesparawi Papua Bawa Pulang 12 Medali
- Sebuah Seruan Netralitas di Mappi: Pj. Bupati Gomar dan Peran ASN dalam Pemilu 2024
- Bangkitkan semangat Juang Pemuda , GAMKI Papua Gelar Pameran Ekonomi Kreatif
Baca Juga
MERAUKE, 13 Juni 2026 — Anggota MPR RI dari daerah pemilihan Papua Selatan, H. Adib Fuad, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Merauke, Papua Selatan, Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus meneguhkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Selatan. Dalam kegiatan tersebut, H. Adib Fuad mengangkat tema “Bhinneka Tunggal Ika Tidak Hanya Menjadi Slogan, Tetapi Benar-Benar Hidup di Merauke.”
Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia yang harus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya diucapkan atau dituliskan sebagai semboyan, tetapi harus tercermin melalui sikap saling menghormati, hidup berdampingan, bergotong royong, dan menjaga persaudaraan.
“Bhinneka Tunggal Ika jangan hanya menjadi slogan. Di Merauke, keberagaman harus benar-benar kita hidupkan dalam kehidupan masyarakat. Perbedaan suku, agama, budaya dan latar belakang bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Papua Selatan dan Indonesia bersama-sama,” ujar H. Adib Fuad.
Ia menegaskan bahwa Merauke memiliki nilai strategis dalam kehidupan kebangsaan karena masyarakatnya hidup dalam lingkungan yang sangat beragam. Kondisi tersebut menjadi contoh nyata bahwa persatuan dapat tumbuh ketika setiap elemen masyarakat mampu menghargai perbedaan dan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.
Dalam kesempatan itu, H. Adib Fuad juga mengingatkan bahwa Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi penting dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat Pilar bukan sekadar materi yang disampaikan dalam forum sosialisasi. Nilai-nilainya harus kita terapkan dalam kehidupan nyata, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Papua Selatan, khususnya di Merauke, untuk terus menjaga toleransi, memperkuat gotong royong serta membangun komunikasi yang baik di tengah perbedaan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan sumber daya ekonomi, tetapi juga membutuhkan persatuan, rasa saling percaya dan kebersamaan seluruh masyarakat.
“Mari kita jadikan Merauke sebagai contoh bahwa keberagaman bukan sumber perpecahan. Justru dari keberagaman itulah kita bisa membangun persaudaraan yang kuat, hidup rukun, dan bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” tegas H. Adib Fuad.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan kerukunan di Papua Selatan.
Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, masyarakat Merauke diharapkan terus menjadi bagian penting dalam merawat persatuan Indonesia—berbeda-beda tetapi tetap satu, hidup berdampingan, saling menghormati, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.
- Kapolres Boven Digoel Ajak Warga Wujudkan Natal dan Tahun Baru yang Aman dan Nyaman
- Hasil Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan Ke II, Irwan Awaludin: Masih terdapat Jumlah Pemilih Ganda
- KPUD Boven Digoel Apresiasi Langkah Kapolres dalam Upaya Keamanan dan Kelancaran Pilkada