Tingginya angka Covid-19 kota Jayapura terdeteksi meningkat ternyata masuk lewat pelabuhan oleh penumpang yang turun.
- Miris, Dua Anak Papua Berobat Di Pos Satgas Perbatasan Papua Nugini Tanpa Peralatan Medis Memadai
- 136 Penumpang KM.Labobar, 50 Antaranya Reaktif Usai Melakukan Rapid Antigen di Pelabuhan Jayapura
- Staf Ahli Bupati Boven Digoel Ajak Kolaborasi Lawan Malaria
Baca Juga
Bahkan Satgas Covid19 bersama pihak terkait telah melakukan pengawasan dan pencegahan cukup ketat kepada penumpang kapal yang hendak masuk ke Kota Jayapura.
Namun masih saja ditemukan banyak penumpang yang turun terinfeksi virus Covid19 saat dites melalui Swab maupun Antigen.
Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru menyatakan hal itu tidak bisa pungkiri ada penambahan jumlah penumpang terinfeksi Covid19 dari KM. Gunung Dempo, Kamis (17/6).
"Ada penambahan positif Covid19 dari Klaster pelabuhan penumpang kapal yang masuk," tutur Rustan,
Selasa (23/6) di Kota Jayapura.
Pihaknya kini masih memetakan tempat tinggal dan jumlah penumpang yang terinfeksi Covid19.
Sehingga berdasarkan data tersebut, pihaknya akan membuka kembali tempat karantina penderita Covid19 di LPMP Kotaraja, Kota Jayapura dapat dibuka Kembali.
"Kalau terus bertambah ini Covid maka nanti otomatis nanti kita harus buka LPMP kembali untuk menampung penderita Covid19 disana," ujar Rustan Saru.
Kini distrik Heram di Kota Jayapura telah masuk dalam kategori kawasan merah Covid19.
Pemerintah pun harus mewaspadai varian virus Covid19 baru yang dikategorikan sangat berbahaya masuk dari India bahkan Indonesia pun terindikasi sudah terjangkit virus varian terbaru itu. 
- Sah Dilantik. 57 Dokter Hewan Siap Cegah Penyebaran Penyakit Hewan di Papua
- 136 Penumpang KM.Labobar, 50 Antaranya Reaktif Usai Melakukan Rapid Antigen di Pelabuhan Jayapura
- BPJS Merauke Gelar Pelaksanaan Program (JKN-KIS) di Boven Digoel