Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan kembali menggelar latihan bersama (Latma) Garuda Shield bersama militer matra darat dari berbagai negara.
- Pemilu 2024 Boven Digoel, Kinerja Badan Adhoc Jadi Sorotan
- Relawan SETIA PRABOWO Dorong Romo Syafii Jadi Menteri Kabinet Zaken Prabowo
- Gerry Hukubun: Resmikan Kantor Partai di Papua Buktikan PKN Hadir Untuk Menyatukan
Baca Juga
Berdasarkan hasil penandatanganan minutes atau kesepakatan dalam rapat Middle Planning Conference (MPC) pada 5 sampai 7 April 2022, akan ada belasan militer angkatan darat yang terlibat.
"Latma kali ini akan melibatkan 14 AD negara termasuk Indonesia," demikian keterangan Penerangan Kodiklat TNI AD dikutip redaksi, yang diberitakan Kantor Berita RMOL, Jumat (8/4).
Adapun rapat yang digelar di Hotel El Royale, Bandung, Kamis kemarin turut dihadiri delegasi negara sahabat, di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Papua Nugini, Timor Leste, Australia, Jepang, Malaysia, dan Singapura.
Dalam rapat Middle Planning Conference (MPC) tersebut, hadir Direktur Latihan Kodiklatad, Brigjen TNI Haryanto dan Pabanopslat Sdirlat Kodiklatad, Kolonel Inf Suparlan Purwo Utomo.
Latma nanti merupakan Latma Garuda Shield-16/22, latihan bersama tahunan antara TNI AD dengan US Army yang dilaksanakan guna meningkatkan profesionalisme prajurit pada 1 sampai 14 Agustus 2022.
Latihan kali ini akan dilaksanakan di dua daerah latihan dengan skenario yang berbeda guna memberikan pembelajaran dan pelatihan yang realistis. Dengan perbedaan yang dibuat diharapkan akan memberikan pengalaman yang baru dan berbeda untuk satuan TNI AD yang melaksanakan latihan.
- Poling 9 Capres RMOL Vote Ditutup, Total Pemilih 82 Ribu, Hasilnya: Agus Yudhoyono, Firli Bahuri, dan Anies Baswedan Tiga Besar
- MRPS Tanggapi Putusan Mahkamah Konstitusi RI Yang Menangkan Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa
- MRP Serahkan Hasil Keterangan Keaslian Orang Papua ke KPU Papua Selatan