Menanggapi pernyataan Ketua SUB PB PON Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano terkait tidak terbukanya dana PON belum diterima pihaknya hingga saat ini, Ketua Harian PB PON, Yunus Wonda angkat bicara. Menaggapi hal tersebut untuk di ketahui bersama kepada awak media di Jayapura, Jumaat (28/5).
- Pengkab Taekwondo Indonesia Boven Digoel Gelar Ujian Kenaikan Tingkat Perdana
- Pastikan Kesiapan Atlet dan Venue Pertandingan, Ketua Wushu Papua Tiba di Merauke
- Jelang Hadapi Korsel, Timnas U-19 Indonesia Masih Sibuk Adaptasi Cuaca
Baca Juga
Lanjut Yunus Wonda, Terkait anggaran dari PB PON yang belum diserahkan ke tiap klaster Sub PB PON yaitu Kota Jayapura, Kab. Jayapura, Timika dan Merauke dalam waktu dekat akan segera diserahkan,"
Walaupun Anggaran 1,5 Triliun sudah masuk pada bulan Oktober 2019, namun kami belum serahkan ke Tiap Klaster Sub PB PON dikarenakan PB PON masih menyiapkan segala prosedurnya, karena Anggaran itu tidak mungkin Kami berikan begitu saja kepada Sub PB PON, karena harus melalui prosedur sehingga kedepannya kita tidak dihadapkan dengan masalah hukum," Ungkap Yunus Wonda
"Alasan belum diberikan Anggaran ke sub PB PON dikarenakan, karena Anggaran 1,5 triliun itu baru masuk pada bulan Oktober 2019,"
"Oleh karena itu, kami dari PB PON sendiri harus menyiapkan segala prosedurnya, karena Anggaran itu tidak mungkin Kami berikan begitu saja kepada Sub PB PON, karena harus melalui prosedur sehingga kedepannya kita tidak dihadapkan dengan masalah hukum," ungkap Yunus Wonda.
Kami berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan juga Sub PB PON atas kritikan dan masukan yang selama ini diberikan kepada kami dengan begitu kami lebih siap sukseskan PON XX ditanh Papua
Intinya kami tidak menahan Anggaran yang akan diberikan kepada sub PB PON di tiap Klaster. Tutupnya 
- Ketua KONI Papua Ungkap Kesiapan PON XXI, Usai Tinjau Lokasi PON di Aceh
- Buka Turnamen Futsal Haufa Cup V, Ketua KONI Papua Komitmen Memajukan Olahraga Dari Kampung
- Persipura Tidak Hadir Bertanding Vs Madura United, PSSI: Akan Dituntaskan Sesuai Regulasi