Mappi - Yonif TP 819/BIBP melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan tentang infeksi penyakit menular, sekaligus melakukan sosialisasi terkait rekrutmen TNI AD yang dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 bertempat di SMK Negeri 3 Mappi.
- Kekosongan Tenaga Spesialis, Orang Tua di Merauke Dorong Pemerintah Hadirkan Layanan Tumbuh Kembang Anak
- Lakukan Media Gathering, BPJS Kesehatan Merauke Launching Program Pandawa
- Terpapar Covid-19, Delapan Warga Kampung Muram Sari Tak Tersentuh Bantuan Medis
Baca Juga
Kegiatan ini dipimpin oleh Lettu Ckm Nur Abdullah Ro’uf selaku Komandan Kompi Medis Yonif TP 819/PIBP yang menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan serta memberikan informasi terkait peluang bergabung menjadi prajurit TNI AD.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis penyakit menular yang umum terjadi seperti cara penularan, gejala, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan diberikan pada pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah penyebaran penyakit.
Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan proses dan persyaratan rekrutmen TNI AD kepada para siswa. Lettu Ckm Nur Abdullah Ro’uf menjelaskan tahapan seleksi, kriteria yang harus dipenuhi, serta pentingnya kesiapan fisik, mental, dan kesehatan bagi calon prajurit.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para siswa yang aktif bertanya dan mengikuti setiap materi yang disampaikan. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan, tetapi juga termotivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik, baik melalui dunia pendidikan maupun pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat. 
- Dinkes Boven Digoel Salurkan Belasan Unit Kendaraan Untuk Beberapa Puskesmas
- 136 Penumpang KM.Labobar, 50 Antaranya Reaktif Usai Melakukan Rapid Antigen di Pelabuhan Jayapura
- Sah Dilantik. 57 Dokter Hewan Siap Cegah Penyebaran Penyakit Hewan di Papua