Sebanyak 961 orang kepala daerah beserta para wakilnya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto dimana Pelantikan serentak ini pertama kali dilakukan dalam sejarah.
- Mendagri Tito Dan Gubernur Enembe Bersepakat Dorong Pemekaran Tujuh Provinsi
- Teguh Santosa: Rachma Tokoh Reunifikasi Korea, Ucapan Duka Mengalir Dari Berbagai Negara
- Ketua Bawaslu Provinsi Papua Selatan Mendorong Sinergi Antara Kesekretariatan dan Komisioner
Baca Juga
Pelantikan digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/1). Acara ini diawali kirab dari Monas menuju Istana.
Proses pelantikan berjalan dengan hikmat diaman ini merupakan momen bersejarah pertema kalinya di negara kita dilantik 33 Gubernur dan wakil Gubernur. 363 Bupati dan 362 wakil Bupati 85 Walikota dan 85 Wakil walikota total 961 kepala daerah dilantik serentak oleh kepala negara,
Proses pelantikan berjalan dengan hikmat .
Ada enam perwakilan kepala daerah yang maju untuk menandatangani berita acara pelantikan sebagai simbolis. Berikut enam kepala daerah tersebut:
1. Mewakili sumpah Agama Islam: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal
2. Mewakili sumpah Agama Katolik: Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda
3. Mewakili sumpah Agama Buddha: Wali Kota Singkawang, Tjhau Chui Mie
4. Mewakili sumpah Agama Hindu: Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata
5. Mewakili sumpah Agama Konghucu: Wali Kota Manado, Andrei Angouw
6. Mewakili sumpah Agama Kristen Protestan: Bupati Merauke, Yoseph P Gebze
Seusai pembacaan sumpah jabatan, keenam perwakilan kepala daerah itu kemudian menandatangani berita acara dari Jumlah 961 itu terdiri atas gubernur, wali kota, bupati beserta para wakilnya.
"ini menunjukan. bahwa betapa besar bangsa kita, jadi saya ingin ingatkan atas nama negara dan bangsa Indonesia bahwa saudara dipilih adalah pelayan rakyat. abdi rakyat, membela kepentingan rakyat. Jadi harus berjuang memperbaiki hidup mereka. walaupun kita berada dari partai yg berdebat beda, jadi kita tetap madi kelurga besar." Pungkas. Persiden [RI.
- Bawaslu Boven Digoel Antisipasi Mobilisasi Masa Pemilu
- Demi Menjaga Netralitas FKUB, Kyai Nursalim Arrozy Mundur Dari Jabatan Ketua FKUB Keerom
- Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merauke : Rakyat Yang Tentukan Pemimpin