Pimpinan korps Bhayangkara yang baru dilantik Presiden Joko Widodo, Jenderal Listyo Sigit Prabowo diharapkan mampu menegakkan kasus rasisme terhadap aktivis asal Papua Natalius Pigai. Ke depan juga diharapkan tak ada kasus serupa.
- Telusuri Kasus Bripda Diego Dan Perampasan Senjata Api Milik Polri, Propam Periksa Dua Anggota di Wamena
- Dugaan Kasus Korupsi, Kantor Dinas Pendidikan Kepulauan Yapen di Geledah
- Lakukan Aksi Demo 16 Agustus 2024, 2 Korlap KNPB Ditetapkan Tersangka
Baca Juga
Demikian diungkapkan Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Papua Willem Frans Ansanay melalui keterangan tertulis, Kamis (28/1).
Willem mengatakan, Bamus Papua menaruh harapan besar Kapolri Sigit menyelesaikan kasus rasisme secara tuntas hingga ke akar-akarnya.
Kami memberikan apresiasi kepada pak Kapolri Listyo Sigit, dan kedepannya kami berharap hukum tidak hanya tajam ke bawah saja, tapi juga harus tajam ke atas. Jadi penegakan hukum harus dilaksanakan, oleh karena itu kami mendukung keputusan pemerintah lewat Kapolri untuk kasus rasisme ini," kata Willem.
"Karena apa, karena dari caption itu lah kemudian diambil oleh saudara Ambroncius Nababan dan diedarkan lagi," sambung Willem .
Meski begitu, Willem juga berharap kepada masyarakar Papua agar jangan terjebak dalam isu ini. Jangan membuat masalah ini terkesan bahwa seolah-olah masyarakat Papua itu seperti "monkey" dan kita wajib pisah dari Indonesia.
"Jangan itu salah alamat, karena pihak tertentu juga yg memainkan isu ini, kami semua berharap masyarakat Papua tidak terjebak dalam provokasi itu," pungkas Willem. 
- Sikapi Keluhan Para Sopir Truk, Kapolres Minta Masyarakat Foto Anggota Yang Lakukan Kesalahan
- Dua Pemuda Diamankan Opsnal Polsek Abepura Terkait Pencurian dan Penadahan
- Cabuli Anak Dibawah Umur Hingga Hamil, Seorang Lelaki Diamankan Timsus Rajwali Polres Merauke
