Boven Digoel, Papua Selatan — Minggu, (2/11/2025) - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel. Hal ini disampaikan usai pelaksanaan gladi penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS dan PPPK formasi tahun 2024, yang dijadwalkan berlangsung setelah apel bersama seluruh ASN pada Senin (3/11/2025).
- Mentan Amran Kembangkan Varietas Padi Adaptif Perubahan Iklim di Lumbung Pangan Merauke
- Dampak Positif Lingkungan dari Open Tournament Futsal Bupati Cup I
- Edukasi Cinta Lingkungan: Mappi Luncurkan Program 'Hijaukan Desaku' Pasca-Valentine
Baca Juga
Bupati Roni menjelaskan bahwa undangan kegiatan tersebut telah disebarkan sejak tiga hari sebelumnya, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan hadir tepat waktu dalam acara penyerahan SK tersebut.
“Kami berharap pada saat pelaksanaan nanti, pertama semua hadir tepat waktu, dan kedua seluruh OPD terutama para kepala OPD wajib hadir. ASN penerima SK akan segera melaksanakan tugas di instansi masing-masing, sehingga kehadiran pimpinan OPD penting sebagai bentuk dukungan,” ujar Bupati Roni.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar setelah menerima SK, seluruh ASN—baik CPNS, PPPK, maupun ASN senior—lebih disiplin dalam bekerja.
“Kami ini digaji dari pajak masyarakat. Jadi jangan hanya datang, pakai pakaian dinas, lalu pulang tanpa tanggung jawab. ASN harus bekerja dengan sungguh-sungguh. Itu perintah negara, bukan sekadar perintah pimpinan,” tegasnya.
Bupati Roni juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dinas, badan, kantor, hingga kampung untuk memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan ASN.
“Besok kami akan sidak. Kami ingin memastikan semua ASN hadir. Kalau sudah hadir, berarti tugas bisa berjalan dengan baik dan tidak ada keterlambatan dalam pelayanan maupun penyelesaian masalah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar ASN mensyukuri pekerjaan yang dimiliki dan bekerja dengan tulus.
“Kita harus bersyukur kepada Tuhan dan kepada negara. Di saat banyak orang sulit mencari pekerjaan, kita justru sudah diberi kesempatan. Jadi hargailah pekerjaan itu dengan bekerja sungguh-sungguh,” ujarnya.
Sebagai bentuk ketegasan, Bupati menegaskan bahwa ASN yang melanggar disiplin akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku, mulai dari teguran tertulis hingga pemecatan.
“Kalau ada ASN yang tidak melaksanakan tugas, kami akan berkoordinasi dengan OPD terkait. Jika aturan memungkinkan bupati memberi sanksi tegas, termasuk pemecatan, maka itu akan dilakukan. Ini sebagai pembelajaran bagi semua ASN,” tutup Bupati Roni.
- Tantangan Petani Merauke dalam Musim Panas yang Kering
- RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan Pemkab Mappi Bersatu dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat
- Mappi Bangkit, NU Menjadi Garda Terdepan Pembangunan Kabupaten Mappi