Ketua Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Hukum Indonedia (DPC PERMAHI) Kota Sorong, M. Rizal Abusama menegaskan yang harus bertanggung jawab dalam penggunaan kayu manggrove yang di pasang bendera partai Gerindra pada Natal Nasional 2025 Partai Gerindra adalah Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu selaku ketua panitia.
- Komunitas Lari Mappi Bangkit: Olahraga Sehat yang Kian Populer
- BPS Triwulan III, Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Naik 5,78% Melalui Industri Pertambangan
- Selalu Siap ! Lantamal XI Merauke Laksanakan Apel Kesiapsiagaan Satgas Penanggulangan Bencana Alam
Baca Juga
" Seharus yang bertanggung jawab itu Ketua Panitia Natal Nasional Gerindra,” kata Rizal Abusama, dalam keterangan resminya, Selasa 20 Januari 2026.
Rizal Abusama menjelaskan bahwa pohon mangrove adalah makhluk hidup yang perlu di jaga kelestarian nya namun, pelestarian tersebut haruslah menjadi tanggung jawab kita bersama tanpa menyalahkan satu sama lain.
“ Apa lagi, isu penggunaan kayu mangrove ini di jadikan sebagai isu politik semata. Naasnya hal ini akan bisa menciptakan trust isu pada civil society,” kata Rizal Abusama.
Beberapa hari terakhir, Kata Rizal Abusama, isu persoalan penggunaan kayu manggrove di pasang bendera partai Gerindra.
Hal ini, Lanjut dia, tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Namun di sisi lain juga bisa berdampak pada ekonomi bagi para penjual kayu manggrove tersebut.
“ Memang benar bahwa penggunaan kayu mangrove yang di pakai tiang bendera partai Gerindra tersebut adalah kesalahan,” kata dia.
Ia mempertanyakan lalu bagaimana dengan trust issue yang sengaja di bangun di hadapan masyarakat bahwa seakan2 ini menjadi isu politik.
“ Mengapa demikian? Karena di setiap hajat partai bukan hanya satu partai yang kemudian memakai kayu yang asalnya dari pohon manggrove,” ujarnya.
Untuk itu, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat agar sama-sama kita berbenah tanpa menyalahkan satu sama lain.
Ia juga menyarankan agar permasalahan ini menjadi pelajaran bersama untuk segera melakukan gerakan penyadaran terhadap lingkungan agar masyarakat yang notabenenya penjual kayu tidak menebang pohon-pohon mangrove yang di lindungi oleh negara maupun dunia.
Namun disisi lain menjadi pendapatan dan penompang ekonomi mereka, maka ketua umum penyelenggaraan kegiatan Elisa Kambu selaku gubenur harus memikirkan dan memberikan statement serta semacam regulasi atau perda tentang hal tersebut demi menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
“ Terutama kegiatan-kegiatan menyangkut kesadaran akan lingkungan hidup. Agar regulasi maupun kebijakan yang keluar dari pemerintahan juga tertanam pada masyarakat soal lingkungan hidup,” kata Rizal Abusama. 
- Taman Mappi Bangkit: Menghubungkan Komunitas dengan Ruang Terbuka
- Kapolres Resmikan Masjid As- Salam Polres Boven Digoel, Diselingi Takbir Bersama Idul Adha
- Langgar Aturan Karantina, Buah Trademark Papua Dimusnahkan
