Dosen Peternakan Musamus Merauke Melakukan PKM BIMA untuk Meningkatkan Produktivitas Ternak Sapi

Merauke, Papua Selatan - Dosen Peternakan Universitas Musamus Merauke Melakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam rangka peningkatan produktivitas ternak Sapi berbasis mineral blok pada kelompok Breeding Sapi di Kampung Sidomulyo, Semangga.


Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Prodi Peternakan An. Ir. Nurcholis, S.Pt., M.Si., Syetiel M Salamony, S.Pt., M.P., dan Apri Irianto, S.Pt., M.Si serta dosen Teknik Informatika Lilik Sumaryanti, S.Kom., M.Cs di Kampung Sidomulyo Distrik Semangga berlangsung dengan lancar dilakukan pada bulan Juli 2025.  

Dosen Prodi Peternakan Ir. Nurcholis, S.Pt., M.Si saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa kegiatan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan hibah dari DRPTM DIKTISAINTEK tahun 2025 (BIMA), yang difokuskan kepada kelompok breeding sapi.

Lanjutnya, program PKM pada kelompok breeding meliputi beberapa kegiatan di antaranya Pelatihan dan pendampingan inseminasi buatan, pengelolaan pakan dan nutrisi sapi, serta pengelolaan manajemen breeding. "Pada kesempatan ini PKM yang laksanakan adalah pengelolaan nutrisi sapi yaitu dengan pembuatan mineral blok herbal. Mineral blok herbal merupakan suatu inovasi untuk meningkatkan asupan nutrisi ternak sapi terutama kebutuhan mineral untuk ternak, "ujar Nurcholis (1/8/25).

Nurcholis menambahkan bahwa pembuatan mineral blok herbal sangat mudah dan dapat diaplikasikan dengan baik kepada ternak, terutama ternak sapi yang hanya diberi pakan rumput alam. Selain itu, penggunaan herbal seperti kunyit, kencur dapat meningkatkan imunitas ternak sehingga ternak tidak mudah sakit.

Kegiatan PKM ini juga dihadiri oleh ketua KTNA Kabupaten Merauke Bapak Sukarmin, Ia menyampaikan bahwa program seperti ini perlu ditingkatkan intensitasnya, karena banyak peternak awam yang sangat membutuhkan informasi inovasi yang dapat meningkatkan produksi ternak sapi. Ketua KTNA juga berharap bahwa program PKM ini dapat berlanjut hingga peternak dapat melakukannya secara mandiri.

Lebih jauh dijelaskan Nurcholis bahwa proses pembuatan Mineral Blok herbal sangat mudah, dengan bahan-bahan yang tersedia di Merauke. Bahan utama adalah Dedak, bungkil sawit, tepung jagung, Mineral Mix, tepung kunyit, tepung kencur, Garam, molases dan tepung tapioka. Semua bahan dicampur jadi satu diaduk dan dipress untuk membentuk bulat. Bahan yang sudah jadi dapat dijemur hingga keras sebelum diberikan pada sapi dengan cara digantung untuk di jilati ternak sapi.

Ir. Nurcholis, S.Pt., M.Si dan Tim berharap program optimalisasi pada kelompok breeding sapi di kampung sidomulyo distrik semangga mendapatkan support dari pemerintah lebih intens sehingga peningkatan produktivitas ternak dan peningkatan kesejahteraan peternak semakin baik. Hibah yang diperoleh dari program DRPTM melalui BIMA ini, hanya sebagai stimulus, dan berharap peternak dapat meningkatkan skill keterampilan dengan dukungan pemerintah Kabupaten Merauke.